23.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Bitung Berduka di Hari Lahir Pancasila, Ini Komentar Pejabat Paling Romantis di Sulawesi Utara

MANADOPOST.ID – Kota Bitung berduka di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Empat ABG tewas dalam kecelakaan maut, setelah sepeda motor yang ditumpangi, bertabrakan dengan truk tronton dini hari, Selasa (1/6), tepatnya pukul 00.30 WITA, di ruas jalan Danowudu-Duasudara, Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.

Jajaran eksekutif di Pemkot Bitung pun turut berduka cita atas peristiwa yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu.

Seperti postingan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung Dr Audy Pangemanan, lewat akun resmi facebook.

“Pancasila adalah perekat. Menjadikan perbedaan kita laksana ‘mozaik’ yang indah. Menjadikannya simphoni harmoni yang luar biasa. Selamat Hari Lahir Pancasila #sahabatbitung,” tulis Pangemanan, usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Wali Kota Ir Maurits Mantiri, Wakil Wali Kota Hengky Honandar bersama Forkopimda Bitung, di Kantor Wali Kota Bitung.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Tapi sahabat, kita kembali berdukacita ketika mendengar peristiwa kecelakaan yang terjadi di kota ini. Kecelakaan yang merenggut nyawa empat orang anak muda kita. Ini menyadarkan kembali bagi kita semua. Untuk tetap menjaga kedisiplinan. Disiplin berlalu-lintas. Tidak boleh ada lagi ‘anak-anak’ yang belum cukup umur/tidak memiliki SIM tetapi sudah mengendarai kendaraan bermotor. Agar ini menjadi perhatian kita bersama. Untuk keselamatan anak-anak kita. Demikian pesan Pak Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dalam memaknai hari lahir Pancasila. Tuhan senantiasa menguatkan, memampukan dan melindungi kita semua,” tulis pejabat yang dikenal paling romantis di Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Baca juga: Ini Pejabat Paling Romantis di Sulawesi Utara

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bitung, Awaludin Puhi mengatakan kejadian naas tersebut terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai Reifandi Porawow (17) yang membonceng tiga penumpang lain yakni Yonathan Walukow (16), Lovely Supit (16) dan Wahyu Monto (21) melaju kencang dari Duasudara menuju Danowudu.

“Saat melewati jalan yang menikung mereka berpapasan dengan truk tronton yang datang dari arah berlawanan, dikendarai Samuel Runtukahu yang berjalan agak ke tengah karena kondisi jalan kurang lebar serta dimensi kendaraan yang besar,” ujarnya.

Hal itu, tambah dia, kemudian menyebabkan tabrakan dari kedua kendaraan ini tak terhindarkan, sehingga mengakibatkan pengendara sepeda motor beserta tiga penumpangnya terjatuh. Ia mengatakan tabrakan tersebut membuat dua orang yang menaiki sepeda motor, langsung tewas seketika, sementara dua orang lainnya meninggal di rumah sakit.

“Saat ini truk dan pengemudinya sudah diamankan dan sementara dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (don/franky/chanly)

MANADOPOST.ID – Kota Bitung berduka di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021. Empat ABG tewas dalam kecelakaan maut, setelah sepeda motor yang ditumpangi, bertabrakan dengan truk tronton dini hari, Selasa (1/6), tepatnya pukul 00.30 WITA, di ruas jalan Danowudu-Duasudara, Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.

Jajaran eksekutif di Pemkot Bitung pun turut berduka cita atas peristiwa yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu.

Seperti postingan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung Dr Audy Pangemanan, lewat akun resmi facebook.

“Pancasila adalah perekat. Menjadikan perbedaan kita laksana ‘mozaik’ yang indah. Menjadikannya simphoni harmoni yang luar biasa. Selamat Hari Lahir Pancasila #sahabatbitung,” tulis Pangemanan, usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila bersama Wali Kota Ir Maurits Mantiri, Wakil Wali Kota Hengky Honandar bersama Forkopimda Bitung, di Kantor Wali Kota Bitung.

“Tapi sahabat, kita kembali berdukacita ketika mendengar peristiwa kecelakaan yang terjadi di kota ini. Kecelakaan yang merenggut nyawa empat orang anak muda kita. Ini menyadarkan kembali bagi kita semua. Untuk tetap menjaga kedisiplinan. Disiplin berlalu-lintas. Tidak boleh ada lagi ‘anak-anak’ yang belum cukup umur/tidak memiliki SIM tetapi sudah mengendarai kendaraan bermotor. Agar ini menjadi perhatian kita bersama. Untuk keselamatan anak-anak kita. Demikian pesan Pak Wali Kota Bitung Maurits Mantiri dalam memaknai hari lahir Pancasila. Tuhan senantiasa menguatkan, memampukan dan melindungi kita semua,” tulis pejabat yang dikenal paling romantis di Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Baca juga: Ini Pejabat Paling Romantis di Sulawesi Utara

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bitung, Awaludin Puhi mengatakan kejadian naas tersebut terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai Reifandi Porawow (17) yang membonceng tiga penumpang lain yakni Yonathan Walukow (16), Lovely Supit (16) dan Wahyu Monto (21) melaju kencang dari Duasudara menuju Danowudu.

“Saat melewati jalan yang menikung mereka berpapasan dengan truk tronton yang datang dari arah berlawanan, dikendarai Samuel Runtukahu yang berjalan agak ke tengah karena kondisi jalan kurang lebar serta dimensi kendaraan yang besar,” ujarnya.

Hal itu, tambah dia, kemudian menyebabkan tabrakan dari kedua kendaraan ini tak terhindarkan, sehingga mengakibatkan pengendara sepeda motor beserta tiga penumpangnya terjatuh. Ia mengatakan tabrakan tersebut membuat dua orang yang menaiki sepeda motor, langsung tewas seketika, sementara dua orang lainnya meninggal di rumah sakit.

“Saat ini truk dan pengemudinya sudah diamankan dan sementara dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (don/franky/chanly)

Most Read

Artikel Terbaru

/