alexametrics
30.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Warga Mengeluh Pembangunan Tol Picu Banjir, Ini Komentar Dinas PUPR Bitung

MANADOPOST.ID – Pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, dinilai warga menjadi pemicu terjadinya banjir di Kota Bitung.

Pasalnya, meski hanya hujan beberapa jam, langsung terjadi banjir di sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak pernah dilanda bencana.

Sejumlah daerah seperti Kakenturan, hingga sebagian wilayah Parigi Dolong, Kecamatan Maesa, begitu juga di Pateten, Kecamatan Aertembaga.

“Sebelum ada pembangunan jalan tol wilayah kami tidak pernah dilanda bencana. Tapi setelah adanya pembangunan, tempat tinggal kami selalu menjadi langganan banjir,” keluh, Anto salah satu warga.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bitung Rizal Sompotan saat dikonfirmasi, menjelaskan, pembangunan jalan tol mengakibatkan terjadinya perubahan topografi di Kota Bitung. Apalagi pembangunan tol ini melintasi seluruh wilayah Bitung, sehingga jelas memberikan kontribusi bersar terhadap perubahan lingkungan.

“Pembangunan jalan tol pasti memberikan dampak pada lingkungan, karena terjadi perubahan alur air. Semenjak adanya pembangunan ini, alur air di Kota Bitung otomatis bertambah,” jelasnya.

Masih berlangsungnya pembangunan jalan tol tersebut, lanjut Sompotan, sehingga Bidang SDA Dinas PUPR Bitung belum membuat master plan saluran.

MANADOPOST.ID – Pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, dinilai warga menjadi pemicu terjadinya banjir di Kota Bitung.

Pasalnya, meski hanya hujan beberapa jam, langsung terjadi banjir di sejumlah wilayah yang sebelumnya tidak pernah dilanda bencana.

Sejumlah daerah seperti Kakenturan, hingga sebagian wilayah Parigi Dolong, Kecamatan Maesa, begitu juga di Pateten, Kecamatan Aertembaga.

“Sebelum ada pembangunan jalan tol wilayah kami tidak pernah dilanda bencana. Tapi setelah adanya pembangunan, tempat tinggal kami selalu menjadi langganan banjir,” keluh, Anto salah satu warga.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bitung Rizal Sompotan saat dikonfirmasi, menjelaskan, pembangunan jalan tol mengakibatkan terjadinya perubahan topografi di Kota Bitung. Apalagi pembangunan tol ini melintasi seluruh wilayah Bitung, sehingga jelas memberikan kontribusi bersar terhadap perubahan lingkungan.

“Pembangunan jalan tol pasti memberikan dampak pada lingkungan, karena terjadi perubahan alur air. Semenjak adanya pembangunan ini, alur air di Kota Bitung otomatis bertambah,” jelasnya.

Masih berlangsungnya pembangunan jalan tol tersebut, lanjut Sompotan, sehingga Bidang SDA Dinas PUPR Bitung belum membuat master plan saluran.

Most Read

Artikel Terbaru

/