25.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Akhirnya Misteri Kejahatan Lingkungan di Bitung Terkuak, Sumbernya dari Pengolahan Fish Meal PT Deho, Bukan Main!

MANADOPOST.ID – Misteri pencemaran udara di Kota Bitung, yang diduga dari tiga perusahaan pengolahan ikan yaitu PT Sinar Pure Foods International, PT Deho dan PT Shing Cheng Fa Ocean, di Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir, Kota Bitung terkuak.

‘Kejahatan lingkungan’ itu terungkap setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung menggelar konfrontir dalam pertemuan dengan tiga perusahaan, di Kantor DLH Kota Bitung, Jumat (4/6).

Kepala DLH Bitung Sadat Minabari SIK MSi, menjelaskan dari konfrontir itu, pihak PT Deho mengakui sumber pencemaran yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

“Pencemaran udara waktu itu, dari PT Deho. Bukan dari PT Sinar Pure Foods International dan PT Shing Cheng Fa Ocean,” jelas Minabari.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Adapun penyebabnya sampai terjadi pencemaran udara, adalah kerusakan mesin pengolahan fish meal di PT Deho, sehingga terjadi keterlambatan pengolahan.

“Bau itu dari bahan baku fish meal yang tertampung karena terlambat diolah, tapi itu hanya satu hari. Pencemaran itu tidak terjadi lagi setelah mesin diperbaiki dan pengolahan fish meal berjalan normal,” ulasnya.

Dalam pertemuan itu, DLH Kota Bitung memberikan pembinaan pengelolaan lingkungan hidup terhadap tiga perusahaan atas dugaan pencemaran udara di sekitar wilayah usaha.

“Khusus untuk PT Deho, diberikan peringatan keras untuk memelihara secara berkala mesin pengolahan fish meal agar tidak menimbulkan pencemaran udara,” kuncinya. (franky/chanly)

MANADOPOST.ID – Misteri pencemaran udara di Kota Bitung, yang diduga dari tiga perusahaan pengolahan ikan yaitu PT Sinar Pure Foods International, PT Deho dan PT Shing Cheng Fa Ocean, di Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir, Kota Bitung terkuak.

‘Kejahatan lingkungan’ itu terungkap setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung menggelar konfrontir dalam pertemuan dengan tiga perusahaan, di Kantor DLH Kota Bitung, Jumat (4/6).

Kepala DLH Bitung Sadat Minabari SIK MSi, menjelaskan dari konfrontir itu, pihak PT Deho mengakui sumber pencemaran yang terjadi beberapa waktu lalu itu.

“Pencemaran udara waktu itu, dari PT Deho. Bukan dari PT Sinar Pure Foods International dan PT Shing Cheng Fa Ocean,” jelas Minabari.

Adapun penyebabnya sampai terjadi pencemaran udara, adalah kerusakan mesin pengolahan fish meal di PT Deho, sehingga terjadi keterlambatan pengolahan.

“Bau itu dari bahan baku fish meal yang tertampung karena terlambat diolah, tapi itu hanya satu hari. Pencemaran itu tidak terjadi lagi setelah mesin diperbaiki dan pengolahan fish meal berjalan normal,” ulasnya.

Dalam pertemuan itu, DLH Kota Bitung memberikan pembinaan pengelolaan lingkungan hidup terhadap tiga perusahaan atas dugaan pencemaran udara di sekitar wilayah usaha.

“Khusus untuk PT Deho, diberikan peringatan keras untuk memelihara secara berkala mesin pengolahan fish meal agar tidak menimbulkan pencemaran udara,” kuncinya. (franky/chanly)

Most Read

Artikel Terbaru

/