22.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Ayah Tegah Cabuli Anak Kandung, Istri Melapor ke Polisi

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Kasus pencabulan ayah kepada anak kandung kembali terjadi di Bitung. Kali ini tersangka adalah TT alias Tomi (41), warga Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir. Sedangkan korban, sebut saja Mawar (14), tidak lain adalah anaknya sendiri.

Informasi yang dirangkum koran ini, tersangka sudah melancarkan aksi bejatnya sebanyak tiga kali kepada korban selama dua bulan belakangan ini. TKP adalah rumah tersangka di Kelurahan Wangurer Barat. Tersangka melancarkan aksinya dengan memaksa korban mengikuti nafsu bejatnya. Karena tidak tahan, korban akhirnya menceritakan perbuatan cabul ayahnya kepada ibu.

Tidak terima anaknya dijadikan pemuas nafsu suaminya, sang ibu pun melapor ke Sat Reskirm Polres Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H.SIK, melalui Kasat Reskirm AKP Frelly Sumampow membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, aksi tersangka sudah dilancarkan selang dua bulan terakhir.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Untung penangkapan kita lalukan dua hari lalu, Sabtu (3/4). Tersangka diancam Pasal 76 E Jo Pasal 82 Ayat 2 Perpu Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman penjara 15 tahun dengan pemberatan,” katanya. (can)

 

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Kasus pencabulan ayah kepada anak kandung kembali terjadi di Bitung. Kali ini tersangka adalah TT alias Tomi (41), warga Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir. Sedangkan korban, sebut saja Mawar (14), tidak lain adalah anaknya sendiri.

Informasi yang dirangkum koran ini, tersangka sudah melancarkan aksi bejatnya sebanyak tiga kali kepada korban selama dua bulan belakangan ini. TKP adalah rumah tersangka di Kelurahan Wangurer Barat. Tersangka melancarkan aksinya dengan memaksa korban mengikuti nafsu bejatnya. Karena tidak tahan, korban akhirnya menceritakan perbuatan cabul ayahnya kepada ibu.

Tidak terima anaknya dijadikan pemuas nafsu suaminya, sang ibu pun melapor ke Sat Reskirm Polres Bitung.

Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H.SIK, melalui Kasat Reskirm AKP Frelly Sumampow membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, aksi tersangka sudah dilancarkan selang dua bulan terakhir.

“Untung penangkapan kita lalukan dua hari lalu, Sabtu (3/4). Tersangka diancam Pasal 76 E Jo Pasal 82 Ayat 2 Perpu Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman penjara 15 tahun dengan pemberatan,” katanya. (can)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/