33.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Astaga! 20 KK di Kelurahan Ini Terisolir, Dampak Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung

MANADOPOST.ID – Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di RT 7 Kelurahan Kakenturan Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, terisolir. Hai itu merupakan dampak pembangunan jalan tol Manado-Bitung.

Pasalnya akses jalan satu-satunya yang digunakan warga, sudah tidak ada lagi sejak proyek tol yang dimulai sekira dua tahun lalu itu.

“Kalau dulu, mobil bisa masuk di wilayah tempat tinggal kami. Tetapi sekarang tidak bisa lagi. Ada akses jalan tetapi hanya sepeda motor. Itu pun sulit dilalui,” keluh Paulus Kundimang, salah satu warga.

Ia dan warga lainnya saat ini kesulitan jika hendak membawa barang.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pernah ada yang membangun, biaya angkut material menjadi sangat mahal,” paparnya.

Kondisi ini menurut warga, sudah beberapa kali disampaikan kepada aparat kelurahan dan kecamatan agar segera ditindaklanjuti.

“Tapi sampai saat ini belum pernah terealisasi,” kuncinya.

Sementara itu, Camat Maesa Herni Posumah saat dikonfirmasi mengatakan akan segera meninjau lokasi.

“Setelah rapat di dewan selesai saya akan cek langsung ke lokasi,” katanya. (franky/can)

 

MANADOPOST.ID – Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di RT 7 Kelurahan Kakenturan Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, terisolir. Hai itu merupakan dampak pembangunan jalan tol Manado-Bitung.

Pasalnya akses jalan satu-satunya yang digunakan warga, sudah tidak ada lagi sejak proyek tol yang dimulai sekira dua tahun lalu itu.

“Kalau dulu, mobil bisa masuk di wilayah tempat tinggal kami. Tetapi sekarang tidak bisa lagi. Ada akses jalan tetapi hanya sepeda motor. Itu pun sulit dilalui,” keluh Paulus Kundimang, salah satu warga.

Ia dan warga lainnya saat ini kesulitan jika hendak membawa barang.

“Pernah ada yang membangun, biaya angkut material menjadi sangat mahal,” paparnya.

Kondisi ini menurut warga, sudah beberapa kali disampaikan kepada aparat kelurahan dan kecamatan agar segera ditindaklanjuti.

“Tapi sampai saat ini belum pernah terealisasi,” kuncinya.

Sementara itu, Camat Maesa Herni Posumah saat dikonfirmasi mengatakan akan segera meninjau lokasi.

“Setelah rapat di dewan selesai saya akan cek langsung ke lokasi,” katanya. (franky/can)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/