24.4 C
Manado
Kamis, 30 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Didoakan Ketua BPMS GMIM, Janji Setia Keluarga Lomban-Rawung ke-34 Penuh Sukacita

- Advertisement -

MANADOPOST.ID- Sukacita perayaan 34 tahun mengucap janji setia keluarga Lomban-Rawung dilaksanakan di BPU Kantor Wali Kota Bitung, Sabtu (5/9) kemarin.

Ibadah syukur perayaan HUT pernikahan ke-34 tahun orang nomor satu di Kota Bitung ini penuh sukacita, meski diketahui para undangan sangat dibatasi dengan menggunakan pula protokol kesehatan yang ketat.

Ibadah syukur penuh sukacita tersebut dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Hein Arina. Pasalnya hingga saat ini Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban masih dipercayakan sebagai Penatua Kolom 23 Jemaat GMIM Sentrum Kota Bitung.
Sementara Ibu Khouni-Lomban Rawung hingga saat ini juga masih  dipercayakan sebagai Penatua Wanita Kaum Ibu (WKI) di jemaat yang sama.

Dalam khotbahnya, Pdt Arina mengatakan, Pak Max Lomban merupakan pemimpin yang menjadi teladan, dan hal tersebut sudah terbukti jelas.

- Advertisement -

“Semoga bapak Max Lomban akan menjadi pemimpin yang bijak seperti Musa, dan terus jadi panutan dalam keluarga dan juga bagi masyarakat Kota Bitung,” harapnya, sambil mengajak semua yang hadir agar mendoakan apa yang diharapkan oleh keluarga dan khususnya pak Max Lomban akan diberkati Tuhan Yesus Kristus.

Putra sulung keluarga Lomban-Rawung Nick Adicipta Lomban (NAL) dalam sambutan menyampaikan, kehidupan pasangan Maximiliaan Jonas Lomban bersama Khouni Lomban-Rawung hingga saat ini masih terus menjadi panutan baik bagi keluarga maupun masyarakat Kota Bitung yang begitu mereka cintai.

“Papa Max adalah seorang birokrat handal, tetapi juga sebagai hamba Tuhan, karena sampai saat ini masih menjabat Penatua, yang terus menjadi imam dalam keluarga, selalu menjadi contoh, teladan dan sampai saat ini terus menjadi panutan bagi kami anak – anak serta cucu – cucu,” ungkap NAL.

Sementara itu, Maximiliaan Jonas Lomban berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan istri terbaik yang sudah melahirkan Nick dan Glen. Selama 34 tahun diperhatikan dengan kasih sayang. Meski sering harus mengalah tapi sang istri selalu menjadi inspirasi sebagai istri yang teramat baik.

“Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?” kutip Lomban.

“34 tahun kami telah arungi bahtera rumah tangga. 34 tahun kami percaya kasih Allah mempersatukan. Dari ketidaksempurnaan kami, maka kasihMu telah menyempurnakan. Terima kasih Bapa, kasihMu memang tiada bertara,” ungkapnya.(van)

MANADOPOST.ID- Sukacita perayaan 34 tahun mengucap janji setia keluarga Lomban-Rawung dilaksanakan di BPU Kantor Wali Kota Bitung, Sabtu (5/9) kemarin.

Ibadah syukur perayaan HUT pernikahan ke-34 tahun orang nomor satu di Kota Bitung ini penuh sukacita, meski diketahui para undangan sangat dibatasi dengan menggunakan pula protokol kesehatan yang ketat.

Ibadah syukur penuh sukacita tersebut dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Hein Arina. Pasalnya hingga saat ini Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban masih dipercayakan sebagai Penatua Kolom 23 Jemaat GMIM Sentrum Kota Bitung.
Sementara Ibu Khouni-Lomban Rawung hingga saat ini juga masih  dipercayakan sebagai Penatua Wanita Kaum Ibu (WKI) di jemaat yang sama.

Dalam khotbahnya, Pdt Arina mengatakan, Pak Max Lomban merupakan pemimpin yang menjadi teladan, dan hal tersebut sudah terbukti jelas.

“Semoga bapak Max Lomban akan menjadi pemimpin yang bijak seperti Musa, dan terus jadi panutan dalam keluarga dan juga bagi masyarakat Kota Bitung,” harapnya, sambil mengajak semua yang hadir agar mendoakan apa yang diharapkan oleh keluarga dan khususnya pak Max Lomban akan diberkati Tuhan Yesus Kristus.

Putra sulung keluarga Lomban-Rawung Nick Adicipta Lomban (NAL) dalam sambutan menyampaikan, kehidupan pasangan Maximiliaan Jonas Lomban bersama Khouni Lomban-Rawung hingga saat ini masih terus menjadi panutan baik bagi keluarga maupun masyarakat Kota Bitung yang begitu mereka cintai.

“Papa Max adalah seorang birokrat handal, tetapi juga sebagai hamba Tuhan, karena sampai saat ini masih menjabat Penatua, yang terus menjadi imam dalam keluarga, selalu menjadi contoh, teladan dan sampai saat ini terus menjadi panutan bagi kami anak – anak serta cucu – cucu,” ungkap NAL.

Sementara itu, Maximiliaan Jonas Lomban berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan istri terbaik yang sudah melahirkan Nick dan Glen. Selama 34 tahun diperhatikan dengan kasih sayang. Meski sering harus mengalah tapi sang istri selalu menjadi inspirasi sebagai istri yang teramat baik.

“Siapakah aku ini, ya Tuhan ALLAH, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?” kutip Lomban.

“34 tahun kami telah arungi bahtera rumah tangga. 34 tahun kami percaya kasih Allah mempersatukan. Dari ketidaksempurnaan kami, maka kasihMu telah menyempurnakan. Terima kasih Bapa, kasihMu memang tiada bertara,” ungkapnya.(van)

Most Read

Artikel Terbaru

/