alexametrics
29.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Upah Penggali Kuburan Dipastikan Terbayar

MANADOPOST.ID – Petugas penggali kuburan Covid-19 boleh bernapas lega. Pasalnya, upah sebesar Rp60 juta atas pekerjaan yang dilakukan tahun 2021 dikabarkan sudah melewati tahapan review Inspektorat Kota Bitung.

Bahkan dari bocoran yang berhasil dirangkum, pembayaran atas upah tersebut sudah dibahas Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Salah satu yang dibahas oleh BPK adalah pembayaran upah dari penggali kuburan Covid-19, sehingga bisa dipastikan akan terealisasi,” ujar sumber resmi yang meminta namanya tidak disebut.

Sehingga menurut sumber, kendati kegiatan dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 bisa terbayarkan di tahun 2022.

“Dari informasi juga segala bentuk administrasinya sudah lengkap tidak ada masalah, sehingga bisa dipastikan akan segera terealisasi tahun ini mengingat pekerjaan itu sudah dilakukan sehingga harus dibayar,” tambah sumber.

Sementara itu, angin segar terkait pembayaran upah tersebut, dipastikan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri MM.

“Baru selesai dirampungkan tadi dan BPBD Kota Bitung baru selesai direview oleh Inspektorat,” kata Mantiri saat dikonfirmasi, Senin (7/2).

Sementara itu, Inspektur Kota Bitung Yoke Senduk mengatakan, terkait pembayaran dari upah penggali kuburan Covid-19 tersebut pasti akan terbayarkan.

“Sudah sementara berproses,” singkatnya.

Sayangnya, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Fivy Kadeke belum berhasil dikonfirmasi kapan realisasi dari upah petugas Covid-19 tersebut.

Dihubungi lewat telepon, aktif namun tidak dijawab. Begitu juga pesan WhatsApp, kendati sudah dibaca tetapi sampai berita ini dirangkum belum dibalas.(tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Petugas penggali kuburan Covid-19 boleh bernapas lega. Pasalnya, upah sebesar Rp60 juta atas pekerjaan yang dilakukan tahun 2021 dikabarkan sudah melewati tahapan review Inspektorat Kota Bitung.

Bahkan dari bocoran yang berhasil dirangkum, pembayaran atas upah tersebut sudah dibahas Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Salah satu yang dibahas oleh BPK adalah pembayaran upah dari penggali kuburan Covid-19, sehingga bisa dipastikan akan terealisasi,” ujar sumber resmi yang meminta namanya tidak disebut.

Sehingga menurut sumber, kendati kegiatan dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 bisa terbayarkan di tahun 2022.

“Dari informasi juga segala bentuk administrasinya sudah lengkap tidak ada masalah, sehingga bisa dipastikan akan segera terealisasi tahun ini mengingat pekerjaan itu sudah dilakukan sehingga harus dibayar,” tambah sumber.

Sementara itu, angin segar terkait pembayaran upah tersebut, dipastikan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri MM.

“Baru selesai dirampungkan tadi dan BPBD Kota Bitung baru selesai direview oleh Inspektorat,” kata Mantiri saat dikonfirmasi, Senin (7/2).

Sementara itu, Inspektur Kota Bitung Yoke Senduk mengatakan, terkait pembayaran dari upah penggali kuburan Covid-19 tersebut pasti akan terbayarkan.

“Sudah sementara berproses,” singkatnya.

Sayangnya, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung Fivy Kadeke belum berhasil dikonfirmasi kapan realisasi dari upah petugas Covid-19 tersebut.

Dihubungi lewat telepon, aktif namun tidak dijawab. Begitu juga pesan WhatsApp, kendati sudah dibaca tetapi sampai berita ini dirangkum belum dibalas.(tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/