31.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Lihat Anak Terbujur Kaku, Ini Ungkapan Hati Ibu Korban Pembunuhan Depan Kantor Wali Kota Bitung

MANADOPOST.ID – Darna Tamawiwi (60) hanya bisa menangis tersedu-seduh melihat anaknya Fransiskus Saleleng (24) terbujur kaku di depannya.

Diketahui, Fransiskus adalah korban pembunuhan di depan Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (6/5) subuh.

Darna sesekali memanggil nama anaknya di rumah duka keluarga Saleleng-Tamawiwi di Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir. Namun anaknya Fransiskus tidak bisa lagi menjawab. Anak kesayangan itu hanya diam, pucat, kaku.

Darna sudah mengaku ikhlas dengan kepergian anaknya. Walaupun tidak seperti yang dia harapkan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, secara pribadi saya telah mengampuni perbuatan pelaku terhadap anak saya. Biarlah Tuhan yang akan membalas semua amal dan perbuatan kita manusia,” ucap Darna sambil terus menangis.

“Mewakili keluarga, saya mempercayakan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polres Bitung,” katanya kepada Wakapolsek Maesa AKP Inge B Marijo SH, bersama Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Bitung Ipda Jenny Makawimbang, saat melayat di rumah duka, Kamis (6/5) sore.

Wakapolsek menyampaikan ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Fransiskus Saleleng.

“Kami mengimbau kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Polres Bitung,” kata Wakapolsek. (franky/can)

 

MANADOPOST.ID – Darna Tamawiwi (60) hanya bisa menangis tersedu-seduh melihat anaknya Fransiskus Saleleng (24) terbujur kaku di depannya.

Diketahui, Fransiskus adalah korban pembunuhan di depan Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (6/5) subuh.

Darna sesekali memanggil nama anaknya di rumah duka keluarga Saleleng-Tamawiwi di Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir. Namun anaknya Fransiskus tidak bisa lagi menjawab. Anak kesayangan itu hanya diam, pucat, kaku.

Darna sudah mengaku ikhlas dengan kepergian anaknya. Walaupun tidak seperti yang dia harapkan.

“Sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, secara pribadi saya telah mengampuni perbuatan pelaku terhadap anak saya. Biarlah Tuhan yang akan membalas semua amal dan perbuatan kita manusia,” ucap Darna sambil terus menangis.

“Mewakili keluarga, saya mempercayakan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polres Bitung,” katanya kepada Wakapolsek Maesa AKP Inge B Marijo SH, bersama Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Bitung Ipda Jenny Makawimbang, saat melayat di rumah duka, Kamis (6/5) sore.

Wakapolsek menyampaikan ucapan turut berduka cita atas meninggalnya Fransiskus Saleleng.

“Kami mengimbau kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Polres Bitung,” kata Wakapolsek. (franky/can)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/