alexametrics
28.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

APBD Bitung 2022 Fokus Pandemi dan Pemulihan Ekonomi, Ini Penjelasan Wali Kota Maurits Mantiri

MANADOPOST.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bitung Tahun Anggaran 2022 fokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Dari data yang berhasil dirangkum, proyeksi APBD TA 2022 yang akan segera ditetapkan DPRD Kota Bitung, pendapatan sebesar Rp851 miliar. Sedangkan belanja Rp862 miliar, yang terdiri dari belanja modal Rp118 miliar, belanja operasi Rp718 miliar dan belanja tidak terduga Rp24 miliar.

Sedangkan untuk pembiayaan, terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp7,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp5 miliar serta pembiayaan netto Rp2,5 miliar.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi menjelaskan, APBD Kota Bitung TA 2022 akan digunakan untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Juga akan terfokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan berbagai program seperti digitalisasi kota, pengembangan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat juga akan terus dipacu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bitung, Franky Sondakh melalui Sekretaris BPKAD Riano Senduk menjelaskan, APBD 2022 masih akan terfokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021.

“Memang saat ini Pemkot Bitung terus memacu penetapan APBD 2022 sebab penetapannya tak bisa lewat dari 30 November,” tambah Senduk.

Terpisah pemerhati Kota Bitung Darma Baginda, mengapresiasi pemerintahan Maurits Mantiri san Hengky Honandar (MM-HH) atas kebijakan pro rakyat dalam APBD TA 2020.

MANADOPOST.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bitung Tahun Anggaran 2022 fokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Dari data yang berhasil dirangkum, proyeksi APBD TA 2022 yang akan segera ditetapkan DPRD Kota Bitung, pendapatan sebesar Rp851 miliar. Sedangkan belanja Rp862 miliar, yang terdiri dari belanja modal Rp118 miliar, belanja operasi Rp718 miliar dan belanja tidak terduga Rp24 miliar.

Sedangkan untuk pembiayaan, terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp7,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp5 miliar serta pembiayaan netto Rp2,5 miliar.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi menjelaskan, APBD Kota Bitung TA 2022 akan digunakan untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Juga akan terfokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan berbagai program seperti digitalisasi kota, pengembangan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat juga akan terus dipacu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bitung, Franky Sondakh melalui Sekretaris BPKAD Riano Senduk menjelaskan, APBD 2022 masih akan terfokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021.

“Memang saat ini Pemkot Bitung terus memacu penetapan APBD 2022 sebab penetapannya tak bisa lewat dari 30 November,” tambah Senduk.

Terpisah pemerhati Kota Bitung Darma Baginda, mengapresiasi pemerintahan Maurits Mantiri san Hengky Honandar (MM-HH) atas kebijakan pro rakyat dalam APBD TA 2020.

Most Read

Artikel Terbaru

/