32.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Serang 2 Siswa dengan Sajam, Pemuda Ini Ditangkap Tarsius hingga ke Sangihe

MANADOPOST.ID – Tim Tarsius Presisi Polres Bitung atas kolaborasi dengan tim Resmob Polres Sangihe, mengamankan pelaku pengancaman pengrusakan dengan menggunakan senjata tajam (sajam), akhir pekan lalu.

Pelaku Alfando (19), warga Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa, saat ditangkap di Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Sangihe itu, tanpa perlawanan.

Ia ditangkap setelah nekat menyerang dua siswa di perempatan Tinombala pada Senin (1/11).

Dalam vidio yang beredar di media sosial itu, pelaku yang memegang sajam secara membabi buta menyerang siapa saja yang melintas. Dua pelajar, nyaris terkena sayatan sajam pelaku.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dari informasi yang berhasil dirangkum, Alfando nekat berbuat hal tersebut lantaran sakit hati karena ia pernah dikejar dengan sajam salah satu pemuda bernama Ipay.

“Pelaku berniat membalas dendam dengan mencari Ipay. Namun karena tak ketemu, ia kemudian mengamuk di sepanjang jalan di Tinombala,” ujar Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH, melalui Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Katiandagho, Senin (8/11).

Lanjutnya, saat Alfando mengamuk, sempat menyerang dua pelajar yang saat itu akan pergi ke sekolah melintas dengan sepeda motor.

“Namun untung saja serangan tersebut hanya mengenai batok sepeda motor dan kaca spion,” tambahnya.

MANADOPOST.ID – Tim Tarsius Presisi Polres Bitung atas kolaborasi dengan tim Resmob Polres Sangihe, mengamankan pelaku pengancaman pengrusakan dengan menggunakan senjata tajam (sajam), akhir pekan lalu.

Pelaku Alfando (19), warga Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa, saat ditangkap di Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Sangihe itu, tanpa perlawanan.

Ia ditangkap setelah nekat menyerang dua siswa di perempatan Tinombala pada Senin (1/11).

Dalam vidio yang beredar di media sosial itu, pelaku yang memegang sajam secara membabi buta menyerang siapa saja yang melintas. Dua pelajar, nyaris terkena sayatan sajam pelaku.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, Alfando nekat berbuat hal tersebut lantaran sakit hati karena ia pernah dikejar dengan sajam salah satu pemuda bernama Ipay.

“Pelaku berniat membalas dendam dengan mencari Ipay. Namun karena tak ketemu, ia kemudian mengamuk di sepanjang jalan di Tinombala,” ujar Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S Irawan SH SIK MH, melalui Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Katiandagho, Senin (8/11).

Lanjutnya, saat Alfando mengamuk, sempat menyerang dua pelajar yang saat itu akan pergi ke sekolah melintas dengan sepeda motor.

“Namun untung saja serangan tersebut hanya mengenai batok sepeda motor dan kaca spion,” tambahnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/