alexametrics
30.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Terpidana AGT Bayar Denda Rp50 Juta, Ini Penjelasan Kajari Bitung

MANADOPOST.ID – Proses hukum tindak pidana korupsi (tipikor) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), dengan terpidana AGT alias Andri terus berlanjut.

Terbaru, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung melalui Bidang Pidana Khusus telah menerima uang denda sebesar Rp50 juta dari terpidana AGT di Rutan Malendeng, Selasa (9/11).

Kajari Bitung Frenkie Son SH MM MH menjelaskan, selain denda sebesar Rp50 juta, terpidana AGT juga memberikan biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

“Selanjutnya uang denda dan biaya perkara itu disetor ke kas negara. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Kajari.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Bitung Suhendro menambahkan, denda beserta biaya perkara tersebut diserahkan langsung AGT didampingi istri. Uang diserahkan ke Bidang Pidana Khusus.

“Uang tersebut langsung disetorkan ke kas negara melalui Kantor Pos Kauditan,” jelasnya.

Sedangkan untuk kerugian negara, menurut Suhendro, sudah dikembalikan terpidana AGT saat persidangan sebelum pembacaan surat tuntutan. (tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Proses hukum tindak pidana korupsi (tipikor) di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), dengan terpidana AGT alias Andri terus berlanjut.

Terbaru, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung melalui Bidang Pidana Khusus telah menerima uang denda sebesar Rp50 juta dari terpidana AGT di Rutan Malendeng, Selasa (9/11).

Kajari Bitung Frenkie Son SH MM MH menjelaskan, selain denda sebesar Rp50 juta, terpidana AGT juga memberikan biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

“Selanjutnya uang denda dan biaya perkara itu disetor ke kas negara. Kegiatan tersebut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Kajari.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Bitung Suhendro menambahkan, denda beserta biaya perkara tersebut diserahkan langsung AGT didampingi istri. Uang diserahkan ke Bidang Pidana Khusus.

“Uang tersebut langsung disetorkan ke kas negara melalui Kantor Pos Kauditan,” jelasnya.

Sedangkan untuk kerugian negara, menurut Suhendro, sudah dikembalikan terpidana AGT saat persidangan sebelum pembacaan surat tuntutan. (tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/