alexametrics
28.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Handry Tirajoh Akui Dirinya Diperiksa Kejari Bitung

BITUNG, MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PSTP) Pemkot Bitung Handry Tirajoh membenarkan dirinya diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung, Kamis (14/1).

Namun sayangnya, Handry masih terkesan tertutup. Dia belum mau membeber rinci seputar pemeriksaan tersebut.

“Nanti saja dari kejaksaan. Pada prinsipnya memenuhi undangan untuk memberikan keterangan. Yang pastinya, ada pertanyaan yang ditanyakan oleh Kajari langsung,” katanya.

Dia juga mengaku, ini baru pemeriksaan pertamanya. “Ini baru pertama untuk diminta keterangan, sesuai undangannya,” jelasnya.

Ketika ditanya apa kasus tersebut terkait makloon baju Ketua TP PKK Bitung? Dia membantah.

“Bukan begitu. Nda. Nda ada itu pertanyaan. Nanti saja dari kejaksaan. Yang pasti saya memberikan keterangan sesuai pertanyaan yang ada,” kuncinya.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Bitung Andreas Atmaji mengatakan, kasus tersebut terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di DPM-PSTP Bitung. Termasuk soal kasus dugaan pembiayaan makloon baju Ketua TP PKK Bitung yang diambil dari anggaran dinas tersebut. (can)

BITUNG, MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PSTP) Pemkot Bitung Handry Tirajoh membenarkan dirinya diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung, Kamis (14/1).

Namun sayangnya, Handry masih terkesan tertutup. Dia belum mau membeber rinci seputar pemeriksaan tersebut.

“Nanti saja dari kejaksaan. Pada prinsipnya memenuhi undangan untuk memberikan keterangan. Yang pastinya, ada pertanyaan yang ditanyakan oleh Kajari langsung,” katanya.

Dia juga mengaku, ini baru pemeriksaan pertamanya. “Ini baru pertama untuk diminta keterangan, sesuai undangannya,” jelasnya.

Ketika ditanya apa kasus tersebut terkait makloon baju Ketua TP PKK Bitung? Dia membantah.

“Bukan begitu. Nda. Nda ada itu pertanyaan. Nanti saja dari kejaksaan. Yang pasti saya memberikan keterangan sesuai pertanyaan yang ada,” kuncinya.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Bitung Andreas Atmaji mengatakan, kasus tersebut terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di DPM-PSTP Bitung. Termasuk soal kasus dugaan pembiayaan makloon baju Ketua TP PKK Bitung yang diambil dari anggaran dinas tersebut. (can)

Most Read

Artikel Terbaru

/