23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Penundaan Vaksinasi di Bitung Jadi Tanda Tanya Warga

MANADOPOST.ID – Penghentian sementara vaksinasi di Kota Bitung, menjadi masalah baru di tengah masyarakat.

Pasalnya menurut warga, apa pun alasannya pemerintah harus menjamin ketersediaan stok, yang tujuannya agar semua masyarakat terlayani.

“Apalagi, hampir saban hari warga diimbau untuk mendatangi Puskesmas untuk mendapatkan layanan vaksinasi, dengan alasan kehabisan stok vaksin,” ujar Ananda, warga Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (14/7).

Sementara, lanjutnya, warga ditekan harus ikut vaksinasi sebagai syarat untuk beraktivitas. Seperti mengunjungi fasilitas umum, mengurus administrasi kependudukan dan urusan lainnya, saat ini harus menunjukkan surat yang menyatakan sudah menjalani vaksinasi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kami dan warga lainnya, meminta agar ketersediaan stok harus diperhatikan pemerintah. Karena selain saat warga diwajibkan ada surat vaksin dalam beraktivitas, yang paling penting adalah dalam membentuk imunitas di tengah pandemi Covid-19 gelombang kedua ini,” pinta warga.

Baca Juga:  Seleksi CPNS Bitung Ditunda, Ini Penjelasan Steven Suluh

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Pitter Lumingkewas ketika dikonfirmasi, mengakui jika hal tersebut terjadi karena stok belum dikirim dari provinsi.

MANADOPOST.ID – Penghentian sementara vaksinasi di Kota Bitung, menjadi masalah baru di tengah masyarakat.

Pasalnya menurut warga, apa pun alasannya pemerintah harus menjamin ketersediaan stok, yang tujuannya agar semua masyarakat terlayani.

“Apalagi, hampir saban hari warga diimbau untuk mendatangi Puskesmas untuk mendapatkan layanan vaksinasi, dengan alasan kehabisan stok vaksin,” ujar Ananda, warga Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (14/7).

Sementara, lanjutnya, warga ditekan harus ikut vaksinasi sebagai syarat untuk beraktivitas. Seperti mengunjungi fasilitas umum, mengurus administrasi kependudukan dan urusan lainnya, saat ini harus menunjukkan surat yang menyatakan sudah menjalani vaksinasi.

“Kami dan warga lainnya, meminta agar ketersediaan stok harus diperhatikan pemerintah. Karena selain saat warga diwajibkan ada surat vaksin dalam beraktivitas, yang paling penting adalah dalam membentuk imunitas di tengah pandemi Covid-19 gelombang kedua ini,” pinta warga.

Baca Juga:  Sampah Jadi Penyebab Septik Komunal Tersumbat, Sakul: Masyarakat Harus Punya Rasa Tanggung Jawab

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Pitter Lumingkewas ketika dikonfirmasi, mengakui jika hal tersebut terjadi karena stok belum dikirim dari provinsi.

Most Read

Artikel Terbaru

/