23.4 C
Manado
Saturday, 4 February 2023

Timbulkan Kerumunan, Vaksinasi di Tribun Pemkot Bitung Potensi Jadi Claster Covid-19

MANADOPOST.ID – Proses vaksinasi bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun di Bitung berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19 di kalangan remaja.

Terpantau vaksinasi yang dilakukan Kamis (15/7) di Tribun Kantor Wali Kota Bitung, menimbulkan kerumunan massa yang sangat besar.

Ada sekitar 1.000 remaja dan orang tua, yang berkumpul untuk antre mendapatkan vaksin. Hal ini pun sangat membahayakan, sebab saat ini penularan Covid-19 masif terjadi di kalangan remaja.

Kepala Dinas Kesehatan Bitung, dr Pitter Lumingkewas mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat banyak timbulnya kerumunan massa, saat vaksinasi remaja pada Kamis (15/7).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sebab mereka telah mendaftar secara online, sehingga sulit untuk dibatasi. Apalagi tadi kita sudah memberikan imbauan untuk sebagian pulang, namun tak diindahkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengurus IKSSAT Dilantik, Maurits Mantiri: Bantulah Kami!

Pitter pun dalam kesempatan itu, mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan dan siap menerima sorotan serta kritikan masyarakat.

MANADOPOST.ID – Proses vaksinasi bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun di Bitung berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19 di kalangan remaja.

Terpantau vaksinasi yang dilakukan Kamis (15/7) di Tribun Kantor Wali Kota Bitung, menimbulkan kerumunan massa yang sangat besar.

Ada sekitar 1.000 remaja dan orang tua, yang berkumpul untuk antre mendapatkan vaksin. Hal ini pun sangat membahayakan, sebab saat ini penularan Covid-19 masif terjadi di kalangan remaja.

Kepala Dinas Kesehatan Bitung, dr Pitter Lumingkewas mengatakan, pihaknya tak bisa berbuat banyak timbulnya kerumunan massa, saat vaksinasi remaja pada Kamis (15/7).

“Sebab mereka telah mendaftar secara online, sehingga sulit untuk dibatasi. Apalagi tadi kita sudah memberikan imbauan untuk sebagian pulang, namun tak diindahkan,” ujarnya.

Baca Juga:  BNPB Suntik 1 Miliar untuk Operasional KM Tatamailau

Pitter pun dalam kesempatan itu, mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan dan siap menerima sorotan serta kritikan masyarakat.

Most Read

Artikel Terbaru