30.4 C
Manado
Rabu, 29 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Watuna: 2 PDP Asal Bitung yang Meninggal Dinyatakan Negatif Covid-19

- Advertisement -

MANADOPOST.ID- Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Bitung, yang meninggal beberapa hari lalu, telah dinyakan negatif virus Korona oleh Satgas Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), melalui prescon yang disampaikan langsung oleh Jubir Satgas Covid-19 Pemprov Sulut Steven Dandel, Kamis (16/4).

Saat dikonfirmasi, Satgas Covid-19 Kota Bitung melalui sekretaris dr Jeaneste Watuna MMKes menyampaikan, hingga malam ini pihaknya belum mendapat keterangan secara resmi terkait hasil dua PDP asal Bitung yang telah meninggal dunia.

Lanjut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung ini, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap kontak erat kedua PDP ini, dan hasilnya belum ada yang positif. “Meski hasil negatif, namun kontak erat dengan ke dua PDP tersebut akan terus dipantau oleh dinas kesehatan,” ujar Watuna.

Menurutnya, kontak erat dengan kedua PDP yang meninggal ini tak perlu khawatir, namun harus tetap waspada, apalagi masih masuk dalam status orang yang dipantau. “Kekawatiran yang berlebihan dapat mengakibatkan turunnya imun tubuh yang gampang diserang penyakit,” katanya.

- Advertisement -

Perlu diketahui pemakaman pasien yang dicurigai terjangkit virus Korona atau PDP memang harus berdasarkan protap Covid-19. “Untuk pemakaman sesuai dengan prosedur memang harus dilakukan berdasarkan protap Covid-19, untuk menjaga kemungkinan terburuk yang bisa saja membahayakan banyak pihak,” jelasnya.

Watuna menambahakan, masyarakat Kota Bitung harus tetap waspada, mengingat virus ini sangat mudah terjangkit kepada orang lain. “Tetap siaga dalam situasi seperti ini, jaga jarak aman, gunakan masker, hindari perkumpulan dan di rumah saja,” pungkasnya.(van)

MANADOPOST.ID- Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kota Bitung, yang meninggal beberapa hari lalu, telah dinyakan negatif virus Korona oleh Satgas Covid-19 Sulawesi Utara (Sulut), melalui prescon yang disampaikan langsung oleh Jubir Satgas Covid-19 Pemprov Sulut Steven Dandel, Kamis (16/4).

Saat dikonfirmasi, Satgas Covid-19 Kota Bitung melalui sekretaris dr Jeaneste Watuna MMKes menyampaikan, hingga malam ini pihaknya belum mendapat keterangan secara resmi terkait hasil dua PDP asal Bitung yang telah meninggal dunia.

Lanjut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung ini, pihaknya telah melakukan rapid test terhadap kontak erat kedua PDP ini, dan hasilnya belum ada yang positif. “Meski hasil negatif, namun kontak erat dengan ke dua PDP tersebut akan terus dipantau oleh dinas kesehatan,” ujar Watuna.

Menurutnya, kontak erat dengan kedua PDP yang meninggal ini tak perlu khawatir, namun harus tetap waspada, apalagi masih masuk dalam status orang yang dipantau. “Kekawatiran yang berlebihan dapat mengakibatkan turunnya imun tubuh yang gampang diserang penyakit,” katanya.

Perlu diketahui pemakaman pasien yang dicurigai terjangkit virus Korona atau PDP memang harus berdasarkan protap Covid-19. “Untuk pemakaman sesuai dengan prosedur memang harus dilakukan berdasarkan protap Covid-19, untuk menjaga kemungkinan terburuk yang bisa saja membahayakan banyak pihak,” jelasnya.

Watuna menambahakan, masyarakat Kota Bitung harus tetap waspada, mengingat virus ini sangat mudah terjangkit kepada orang lain. “Tetap siaga dalam situasi seperti ini, jaga jarak aman, gunakan masker, hindari perkumpulan dan di rumah saja,” pungkasnya.(van)

Most Read

Artikel Terbaru

/