29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Rencana Belajar Tatap Muka di Lembeh, Begini Saran Pemerhati Kesehatan

MANADOPOST.ID – Dinas Pendidikan Kota Bitung tengah mempersiapkan proses belajar tatap muka di Pulau Lembeh. Hal tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, mengingat sebagian besar kelurahan di Kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan sudah berstatus zona hijau.

Apalagi ada desakan dari warga dengan pertimbangan keterbatasan jaringan internet, menjadi persoalan utama penghambat proses belajar dalam jaringan (daring).

Adanya rencana pembelajaran tatap muka, yang kini tengah dikaji Dinas Pendidikan Kota Bitung, mengundang reaksi dari pemerhati dan praktisi kesehatan dr Sunny Rumawung.

Menurutnya, Dinas Pendidikan jangan gegabah melaksanakan pembelajaran tatap muka di Pulau Lembeh.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Rencana ini harus dikaji dengan matang, dan disikapi dengan bijaksana Pemkot Bitung khususnya Dinas Pendidikan. Harus dicari solusi yang tepat dan cepat terkait hal ini,” ujar Rumawung, Selasa (17/8).

Ia menyarankan, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, pastikan dulu anak-anak sekolah umur 12-17 tahun, sudah divaksin dan disiplin dalam protokol kesehatan. Baru kegiatan belajar tatap muka dibuka, tapi dengan terbatas 50 persen kehadiran.

MANADOPOST.ID – Dinas Pendidikan Kota Bitung tengah mempersiapkan proses belajar tatap muka di Pulau Lembeh. Hal tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, mengingat sebagian besar kelurahan di Kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan sudah berstatus zona hijau.

Apalagi ada desakan dari warga dengan pertimbangan keterbatasan jaringan internet, menjadi persoalan utama penghambat proses belajar dalam jaringan (daring).

Adanya rencana pembelajaran tatap muka, yang kini tengah dikaji Dinas Pendidikan Kota Bitung, mengundang reaksi dari pemerhati dan praktisi kesehatan dr Sunny Rumawung.

Menurutnya, Dinas Pendidikan jangan gegabah melaksanakan pembelajaran tatap muka di Pulau Lembeh.

“Rencana ini harus dikaji dengan matang, dan disikapi dengan bijaksana Pemkot Bitung khususnya Dinas Pendidikan. Harus dicari solusi yang tepat dan cepat terkait hal ini,” ujar Rumawung, Selasa (17/8).

Ia menyarankan, sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, pastikan dulu anak-anak sekolah umur 12-17 tahun, sudah divaksin dan disiplin dalam protokol kesehatan. Baru kegiatan belajar tatap muka dibuka, tapi dengan terbatas 50 persen kehadiran.

Most Read

Artikel Terbaru

/