alexametrics
27.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Didesak Antisipasi Ancaman DBD, Begini Langkah Dinkes Bitung

MANADOPOST.ID – Pemerhati kesehatan dr Sunny Rumawung mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung proaktif dalam mengantisipasi ancaman demam berdarah dengue (DBD).

Hal tersebut bersifat urgen menyusul intensitas curah hujan yang terjadi hampir setiap hari. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Pitter Lumingkewas saat dikonfirmasi, menjelaskan kondisi cuaca saat ini sudah diantisipasi oleh jajarannya di tingkatan Puskesmas dalam mengantisipasi DBD.

“Seperti cegah demam berdarah dengan pemberantasan sarang nyamuk, bukan hanya 3 M melainkan 5M yaitu menguras air di wadah, menutup tempat penampungan air, mengganti air di vas bunga dan pot, mengubur atau membuang barang-barang bekas pada tempatnya dan menaburkan bubuk abate,” jelas Lumingkwas, Selasa (18/1).

Edukasi kepada masyarakat itu, yang menurut Lumingkewas digalakan seluruh Puskesmas di Kota Bitung. “Jajaran di seluruh Puskesmas terus mengedukasi masyarakat yang sudah dilakukan semenjak musim penghujan pada September 2021,” ulasnya.

Lanjut dikatakan Lumingkewas, musim penghujan akhir 2021, September dan Oktober sama ada empat kasus, November 11 kasus dan Desember ada sembilan kasus.

“Angka kasus penghujung 2021 ini, menurun jika dibandingkan musim penghujan awal tahun 2021. Karena pada Februari ada 12 kasus, Maret 22 kasus, April 25 kasus dan Mei 14 kasus,” urainya.

Sehingga berkaca dari musim penghujan awal tahun lalu, maka penyelidikan epidemiologi yang aktif oleh petugas kesehatan, dan menggalakan kegiatan 5 M kepada masyarakat.
“Termasuk kesiapan Faskes untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus,” pungkasnya (franky)

MANADOPOST.ID – Pemerhati kesehatan dr Sunny Rumawung mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung proaktif dalam mengantisipasi ancaman demam berdarah dengue (DBD).

Hal tersebut bersifat urgen menyusul intensitas curah hujan yang terjadi hampir setiap hari. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Pitter Lumingkewas saat dikonfirmasi, menjelaskan kondisi cuaca saat ini sudah diantisipasi oleh jajarannya di tingkatan Puskesmas dalam mengantisipasi DBD.

“Seperti cegah demam berdarah dengan pemberantasan sarang nyamuk, bukan hanya 3 M melainkan 5M yaitu menguras air di wadah, menutup tempat penampungan air, mengganti air di vas bunga dan pot, mengubur atau membuang barang-barang bekas pada tempatnya dan menaburkan bubuk abate,” jelas Lumingkwas, Selasa (18/1).

Edukasi kepada masyarakat itu, yang menurut Lumingkewas digalakan seluruh Puskesmas di Kota Bitung. “Jajaran di seluruh Puskesmas terus mengedukasi masyarakat yang sudah dilakukan semenjak musim penghujan pada September 2021,” ulasnya.

Lanjut dikatakan Lumingkewas, musim penghujan akhir 2021, September dan Oktober sama ada empat kasus, November 11 kasus dan Desember ada sembilan kasus.

“Angka kasus penghujung 2021 ini, menurun jika dibandingkan musim penghujan awal tahun 2021. Karena pada Februari ada 12 kasus, Maret 22 kasus, April 25 kasus dan Mei 14 kasus,” urainya.

Sehingga berkaca dari musim penghujan awal tahun lalu, maka penyelidikan epidemiologi yang aktif oleh petugas kesehatan, dan menggalakan kegiatan 5 M kepada masyarakat.
“Termasuk kesiapan Faskes untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus,” pungkasnya (franky)

Most Read

Artikel Terbaru

/