24.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Sudah Dilaunching, Program 1000 Titik Wifi di Bitung Tak Jelas

MANADOPOST.ID – Janji manis Pemerintah Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), untuk menjadikan Bitung sebagai kota digital dengan menyiapkan 1000 titik wifi sebagai sarana penunjang, sulit terwujud.

Pasalnya meski sudah dilaunching dan masuk dalam program 100 hari, nyatanya 1000 titik wifi ini, tak lebih dari akal-akalan pemerintah, sebab tak pernah dianggarkan sama sekali dalam APBD 2021.

Data yang didapat Manado Post, Program 1000 titik wifi ini, ternyata tak pernah dimasukan dalam KUA-PPAS 2021, sehingga sangat mustahil untuk dimasukan dalam program 100 hari MM-HH.

Bahkan Informasi terkini lokasi 12 titik wifi yang sudah dilaunching Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar tak jelas.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sebab saat ini tak ada sosialisasi terperinci mengenai lokasi 12 spot wifi itu, serta kejelasan mengenai domain id, maupun pasword untuk mengakses

Steven Luntungan, pemerhati Kota Bitung kepada Manado Post mengatakan, 12 titik itu harus disosialisasikan ke masyarakat.

“Sudah saatnya 12 titik ini disosialisasikan agar, sudah bisa digunakan warga, apalagi untuk menunjang proses pendidikan,” paparnya, Senin (17/5).

Karena sejak 1000 titik ini dilaunching, hingga kini 12 titik yang sudah terpasang itu entah di mana.

“12 titik wifi itu di mana saja, domain id apa, dan passwordnya apa, agar bisa diakses warga khususnya pelajar,” tambahnya.

Sebelumnya Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian Diskominfo Bitung Sem Muhaling. Saat dikonfirmasi Rabu (5/5) lalu membenarkan bahwa program 1000 titik wifi itu tak pernah ditata dalam APBD 2021

Dalam kesempatan itu, Muhaling mengakui jika anggaran 1000 titik wifi memang tidak tertata di tahun anggaran 2021 ini.

Meski begitu, Sem menegaskan program 1000 titik wifi pasti terwujud, sebab itu rencana dan bukan berarti 1000 titik wifi itu kemudian tuntas dalan 100 hari.

Karena kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini, tiga tahun setengah. Jadi 1000 titik itu dicicil, bukan satu kali jalan, apalagi ini tidak dianggarkan

Alasan tidak dianggarkan program tersebut, lanjut Muhaling, karena belum direncanakan saat anggaran disusun tahun lalu.

“Program itu ada setelah MM-HH menjabat. Karena anggaran tidak ada maka kita bijaksanai anggaran mana yang akan dipilah untuk menyukseskan program itu,” jelasnya.

Karena tidak tertata anggarannya sehingga saat launching, baru 12 titik yang terpasang. Itu sesuai dengan ketersediaan anggaran yang dibijaksanai tanpa melanggar aturan.

“Jadi bukan 100 hari kemudian 1000 titik, itu tidak mungkin. Jadi bertahap,” kuncinya. (tr-01)

MANADOPOST.ID – Janji manis Pemerintah Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), untuk menjadikan Bitung sebagai kota digital dengan menyiapkan 1000 titik wifi sebagai sarana penunjang, sulit terwujud.

Pasalnya meski sudah dilaunching dan masuk dalam program 100 hari, nyatanya 1000 titik wifi ini, tak lebih dari akal-akalan pemerintah, sebab tak pernah dianggarkan sama sekali dalam APBD 2021.

Data yang didapat Manado Post, Program 1000 titik wifi ini, ternyata tak pernah dimasukan dalam KUA-PPAS 2021, sehingga sangat mustahil untuk dimasukan dalam program 100 hari MM-HH.

Bahkan Informasi terkini lokasi 12 titik wifi yang sudah dilaunching Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar tak jelas.

Sebab saat ini tak ada sosialisasi terperinci mengenai lokasi 12 spot wifi itu, serta kejelasan mengenai domain id, maupun pasword untuk mengakses

Steven Luntungan, pemerhati Kota Bitung kepada Manado Post mengatakan, 12 titik itu harus disosialisasikan ke masyarakat.

“Sudah saatnya 12 titik ini disosialisasikan agar, sudah bisa digunakan warga, apalagi untuk menunjang proses pendidikan,” paparnya, Senin (17/5).

Karena sejak 1000 titik ini dilaunching, hingga kini 12 titik yang sudah terpasang itu entah di mana.

“12 titik wifi itu di mana saja, domain id apa, dan passwordnya apa, agar bisa diakses warga khususnya pelajar,” tambahnya.

Sebelumnya Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian Diskominfo Bitung Sem Muhaling. Saat dikonfirmasi Rabu (5/5) lalu membenarkan bahwa program 1000 titik wifi itu tak pernah ditata dalam APBD 2021

Dalam kesempatan itu, Muhaling mengakui jika anggaran 1000 titik wifi memang tidak tertata di tahun anggaran 2021 ini.

Meski begitu, Sem menegaskan program 1000 titik wifi pasti terwujud, sebab itu rencana dan bukan berarti 1000 titik wifi itu kemudian tuntas dalan 100 hari.

Karena kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota saat ini, tiga tahun setengah. Jadi 1000 titik itu dicicil, bukan satu kali jalan, apalagi ini tidak dianggarkan

Alasan tidak dianggarkan program tersebut, lanjut Muhaling, karena belum direncanakan saat anggaran disusun tahun lalu.

“Program itu ada setelah MM-HH menjabat. Karena anggaran tidak ada maka kita bijaksanai anggaran mana yang akan dipilah untuk menyukseskan program itu,” jelasnya.

Karena tidak tertata anggarannya sehingga saat launching, baru 12 titik yang terpasang. Itu sesuai dengan ketersediaan anggaran yang dibijaksanai tanpa melanggar aturan.

“Jadi bukan 100 hari kemudian 1000 titik, itu tidak mungkin. Jadi bertahap,” kuncinya. (tr-01)

Most Read

Artikel Terbaru

/