29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Posting SARA, Warga Girian Diamankan

MANADOPOST.ID – Warga Bitung harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial (mendsos). Apalagi untuk memposting unek-unek yang mengandung isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Kalau tidak, akan seperti perempuan CFM (47) alias Angel, warga Girian Indah, Kecamatan Girian. Karena memposting sesuatu yang menyinggung isu SARA di facebook, yang bersangkutan harus diamkan petugas kepolisian, Rabu (17/2). Pasalnya, isi postingan itu menyinggung suku tertentu.

Dari hasil interogasi, Angel mengaku dia memposting yang berbau SARA itu karena sedang berkonflik dengan warga lain yang bersuku Gorontalo. Dia juga memiliki masalah terkait pembagian lahan eks HGU Kinaleosan dengan warga Candi, yang mayoritas suku Gorontalo.

“Karena permasalahan itu dia memposting sesuatu yang menyinggung SARA di salah satu grup facebook,” ujar Kasat Reskirm Polres Bitung AKP Frelly Sumampow.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pihaknya pun langsung mengundang Ketua Organisasi Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kasman Uno untuk berdialog agar kasus tersebut tidak menjadi besar.

“Saat dibuat laporan telah dilakukan mediasi dan dipertemukan dengan Ketua Organisasi KKIG Bitung. Kita minta juga untuk menyampaikan kepada anggota organisasi agar meredam permasalahan tersebut dan percayakan kepada kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan upaya penegakan hukum terhadap pelaku,” jelasnya.

Diketahui, terlapor telah menghapus postingannya tersebut dan meminta maaf. Namun dia masih ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (can)

MANADOPOST.ID – Warga Bitung harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial (mendsos). Apalagi untuk memposting unek-unek yang mengandung isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Kalau tidak, akan seperti perempuan CFM (47) alias Angel, warga Girian Indah, Kecamatan Girian. Karena memposting sesuatu yang menyinggung isu SARA di facebook, yang bersangkutan harus diamkan petugas kepolisian, Rabu (17/2). Pasalnya, isi postingan itu menyinggung suku tertentu.

Dari hasil interogasi, Angel mengaku dia memposting yang berbau SARA itu karena sedang berkonflik dengan warga lain yang bersuku Gorontalo. Dia juga memiliki masalah terkait pembagian lahan eks HGU Kinaleosan dengan warga Candi, yang mayoritas suku Gorontalo.

“Karena permasalahan itu dia memposting sesuatu yang menyinggung SARA di salah satu grup facebook,” ujar Kasat Reskirm Polres Bitung AKP Frelly Sumampow.

Pihaknya pun langsung mengundang Ketua Organisasi Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Kasman Uno untuk berdialog agar kasus tersebut tidak menjadi besar.

“Saat dibuat laporan telah dilakukan mediasi dan dipertemukan dengan Ketua Organisasi KKIG Bitung. Kita minta juga untuk menyampaikan kepada anggota organisasi agar meredam permasalahan tersebut dan percayakan kepada kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan upaya penegakan hukum terhadap pelaku,” jelasnya.

Diketahui, terlapor telah menghapus postingannya tersebut dan meminta maaf. Namun dia masih ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (can)

Most Read

Artikel Terbaru

/