28.4 C
Manado
Sunday, 2 October 2022

Tiap Hujan Bikin Jalan Tergenang Air, Pembangunan Saluran Air Samping Gudang MNS Dikeluhkan

MANADOPOST.ID – Pembangunan saluran air di samping gudang PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) Wangurer Bitung, nampaknya menimbulkan masalah baru.

Pasalnya, setiap kali hujan, air justru meluber di ruas jalan raya. Seperti terpantau saat hujan deras siang jelang sore Kamis (18/8), air berwarna coklat menggenangi permukaan jalan.

Kondisi tersebut, dikeluhkan masyarakat sekitar karena, dengan bertambahnya endapan pasir, banjir di ruas jalan tersebut semakin meluas.

“Dulu sebelum saluran itu dibuat, jarang terjadi luapan air di jalan raya seperti ini. Tetapi sekarang, tiap kali hujan pasti terjadi banjir. Apalagi endapan pasir sudah menumpuk di saluran air tersebut,” jelas Une salah satu warga.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Warga itu menilai, perencanaan pembuatan saluran air dari PT MNS itu tidak matang, tanpa ada koordinasi dengan instansi terkait.

Baca Juga:  Pemkot Bitung Kebut Pemasangan Titik Wifi, Ini Progresnya

“Kami menilai perencanaannya tidak matang. Karena, saluran air yang dibuat PT MNS dari atas cukup besar. Sementara saluran air searah jalan raya kecil. Harusnya, dengan adanya pembuatan saluran air baru tersebut, mesti dibuat saluran memotong jalan. Kami duga pihak perusahaan tidak ada koordinasi dengan instansi pemerintah,” ujarnya.

MANADOPOST.ID – Pembangunan saluran air di samping gudang PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) Wangurer Bitung, nampaknya menimbulkan masalah baru.

Pasalnya, setiap kali hujan, air justru meluber di ruas jalan raya. Seperti terpantau saat hujan deras siang jelang sore Kamis (18/8), air berwarna coklat menggenangi permukaan jalan.

Kondisi tersebut, dikeluhkan masyarakat sekitar karena, dengan bertambahnya endapan pasir, banjir di ruas jalan tersebut semakin meluas.

“Dulu sebelum saluran itu dibuat, jarang terjadi luapan air di jalan raya seperti ini. Tetapi sekarang, tiap kali hujan pasti terjadi banjir. Apalagi endapan pasir sudah menumpuk di saluran air tersebut,” jelas Une salah satu warga.

Warga itu menilai, perencanaan pembuatan saluran air dari PT MNS itu tidak matang, tanpa ada koordinasi dengan instansi terkait.

Baca Juga:  Hadiri Upacara Peringatan HUT Sulut, Ini Pesan Hengky Honandar

“Kami menilai perencanaannya tidak matang. Karena, saluran air yang dibuat PT MNS dari atas cukup besar. Sementara saluran air searah jalan raya kecil. Harusnya, dengan adanya pembuatan saluran air baru tersebut, mesti dibuat saluran memotong jalan. Kami duga pihak perusahaan tidak ada koordinasi dengan instansi pemerintah,” ujarnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/