alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Tender RS Pratama Bitung Selesai, Anggaran Pembebasan Lahan Masih di Awan-awan

MANADOPOST.ID – Proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Bitung, bantuan Kementerian Kesehatan melalui dana alokasi khusus (DAK) dengan total Rp48,7 miliar, dipastikan menuai kendala.

Pasalnya, kendati proses tender pembangunan RS Pratama sudah selesai, tetapi terinformasi jika anggaran pengadaan lahan baru diusulkan dalam APBD Perubahan 2021.

Dari penelusuran Manado Post, di laman LPSE Kota Bitung, ada dua paket proyek berkaitan dengan RS Pratama Bitung yang sudah selesai tender. Pertama pembangunan RS Pratama senilai Rp24,6 miliar dengan pemenang PT Karunia Jaya Sejati. Kedua, paket sarana dan prasarana luar RS Pratama senilai Rp2 miliar dengan pemenang CV Jibob.

dr Windra Harlianto, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, yang merupakan PPK proyek tersebut, ketika dikonfirmasi, saat sosialisasi pengadaan lahan di Aula Kantor Camat Maesa, Senin (19/7), menjelaskan anggaran pengadaan lahannya tidak tertata di anggaran induk 202. Namun sudah digeser dalam pergeseran anggaran. Dan pembangunannya sesuai rencana akan dimulai Agustus dengan target Desember 2021 sudah selesai.

“Untuk besaran anggaran pengadaan lahan Rp3,2 miliar. Di mana saat ini sudah diakomodir dalam pergeseran,” jelasnya yakin.

Sementara, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Albert Sarese ketika dikonfirmasi terkait dana untuk pengadaan lahan, menjelaskan bukan di pergeseran melainkan di perubahan.

MANADOPOST.ID – Proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Bitung, bantuan Kementerian Kesehatan melalui dana alokasi khusus (DAK) dengan total Rp48,7 miliar, dipastikan menuai kendala.

Pasalnya, kendati proses tender pembangunan RS Pratama sudah selesai, tetapi terinformasi jika anggaran pengadaan lahan baru diusulkan dalam APBD Perubahan 2021.

Dari penelusuran Manado Post, di laman LPSE Kota Bitung, ada dua paket proyek berkaitan dengan RS Pratama Bitung yang sudah selesai tender. Pertama pembangunan RS Pratama senilai Rp24,6 miliar dengan pemenang PT Karunia Jaya Sejati. Kedua, paket sarana dan prasarana luar RS Pratama senilai Rp2 miliar dengan pemenang CV Jibob.

dr Windra Harlianto, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, yang merupakan PPK proyek tersebut, ketika dikonfirmasi, saat sosialisasi pengadaan lahan di Aula Kantor Camat Maesa, Senin (19/7), menjelaskan anggaran pengadaan lahannya tidak tertata di anggaran induk 202. Namun sudah digeser dalam pergeseran anggaran. Dan pembangunannya sesuai rencana akan dimulai Agustus dengan target Desember 2021 sudah selesai.

“Untuk besaran anggaran pengadaan lahan Rp3,2 miliar. Di mana saat ini sudah diakomodir dalam pergeseran,” jelasnya yakin.

Sementara, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Albert Sarese ketika dikonfirmasi terkait dana untuk pengadaan lahan, menjelaskan bukan di pergeseran melainkan di perubahan.

Most Read

Artikel Terbaru

/