30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Kejar Herd Immunity, Pelajar 12-17 Tahun di Bitung Divaksin

MANADOPOST.ID – Dalam mengejar herd immunity di Kota Bitung, pelajar 12-17 tahun mendapatkan vaksinasi di SMAN 1 Bitung, Kamis (21/10).

Tak hanya itu, sebagai upaya mempercepat vaksinasi di Kota Bitung dalam kesempatan itu juga menyasar masyarakat umum.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Bitung Franky Sondakh SE Ak MSi, melalui Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian Drs Sem Muhaling, jenis vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi itu adalah Sinovac.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antar pihak untuk mempercepat proses vaksinasi agar herd immunity di Kota Bitung bisa segera tercapai,” jelas Muhaling.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kepala Puskesmas Girian Weru dr Lanny Mamahit menjelaskan, dari 447 orang yang mendaftar dan discreening 477 orang. Namun hanya 420 orang yang divaksin, sehingga 27 orang ditunda.

“Tahap pertama yang divaksin 115 orang terdiri dari umum 40 orang, publik 19 orang, guru dua orang dan remaja 54 orang. Sedangkan tahap dua ada 305 orang terdiri dari umum 40 orang dan remaja 265 orang. Jumlah anfrak vaksin Sinovac 210 vial (double dosis) terpakai semua,” jelas Mamahit. (tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Dalam mengejar herd immunity di Kota Bitung, pelajar 12-17 tahun mendapatkan vaksinasi di SMAN 1 Bitung, Kamis (21/10).

Tak hanya itu, sebagai upaya mempercepat vaksinasi di Kota Bitung dalam kesempatan itu juga menyasar masyarakat umum.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Bitung Franky Sondakh SE Ak MSi, melalui Kabid Layanan Informasi Humas dan Persandian Drs Sem Muhaling, jenis vaksin yang digunakan dalam kegiatan vaksinasi itu adalah Sinovac.

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antar pihak untuk mempercepat proses vaksinasi agar herd immunity di Kota Bitung bisa segera tercapai,” jelas Muhaling.

Kepala Puskesmas Girian Weru dr Lanny Mamahit menjelaskan, dari 447 orang yang mendaftar dan discreening 477 orang. Namun hanya 420 orang yang divaksin, sehingga 27 orang ditunda.

“Tahap pertama yang divaksin 115 orang terdiri dari umum 40 orang, publik 19 orang, guru dua orang dan remaja 54 orang. Sedangkan tahap dua ada 305 orang terdiri dari umum 40 orang dan remaja 265 orang. Jumlah anfrak vaksin Sinovac 210 vial (double dosis) terpakai semua,” jelas Mamahit. (tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/