alexametrics
29.4 C
Manado
Selasa, 24 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pengepakan Pupuk Pakai Gancu di Bitung Disorot

MANADOPOST.ID – Larangan untuk tidak menggunakan gancu pada aktivitas bongkar muat pupuk nampaknya tidak diindahkan Gudang Pupuk Girian, Kota Bitung.

Terpantau akhir pekan lalu, aktivitas pengepakan pupuk di atas kendaraan di gudang pupuk tersebut, menggunakan gancu.

Malah, salah satu pekerja dengan dua gancu di masing-masing tangan mengatur pengepakan karung pupuk yang akan didistribusikan ke petani.

Kondisi ini sontak menjadi sorotan warga yang menyaksikan aktivitas tersebut. Menurut Steven Brongkos, salah satu warga, aktivitas penggunaan gancu dalam bongkar muat pupuk tidak dibenarkan.

“Jelas tertulis pada semua kemasan pupuk baik subsidi maupun non subsidi jangan digancu,” sorotnya.

Dengan demikian lanjutnya, otomatis karung beserta lapisan plastik kemasan bocor sehingga selain bisa perpengaruh pada mutu pupuk juga berpotensi tercecer.

“Logikanya, gancu itu ujungnya tajam sehingga risikonya yaitu kebocoran kemasan. Oleh karenanya ada peringatan tulisan jangan digancu pada setiap karung kemasan pupuk,” tambahnya, Sabtu (20/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung Benny Lontoh saat dikonfirmasi, nampaknya tidak bisa berbuat banyak. Tetapi ia berjanji akan menindaklanjuti pemakaian gancu di Gudang Pupuk Girian.

“Kita mau kroscek dulu. Soalnya mereka Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung. Artinya mau intervensi juga bukan kewenangan kami. Kalau soal pengawasan bisa paralel,” jelas Lontoh. (tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Larangan untuk tidak menggunakan gancu pada aktivitas bongkar muat pupuk nampaknya tidak diindahkan Gudang Pupuk Girian, Kota Bitung.

Terpantau akhir pekan lalu, aktivitas pengepakan pupuk di atas kendaraan di gudang pupuk tersebut, menggunakan gancu.

Malah, salah satu pekerja dengan dua gancu di masing-masing tangan mengatur pengepakan karung pupuk yang akan didistribusikan ke petani.

Kondisi ini sontak menjadi sorotan warga yang menyaksikan aktivitas tersebut. Menurut Steven Brongkos, salah satu warga, aktivitas penggunaan gancu dalam bongkar muat pupuk tidak dibenarkan.

“Jelas tertulis pada semua kemasan pupuk baik subsidi maupun non subsidi jangan digancu,” sorotnya.

Dengan demikian lanjutnya, otomatis karung beserta lapisan plastik kemasan bocor sehingga selain bisa perpengaruh pada mutu pupuk juga berpotensi tercecer.

“Logikanya, gancu itu ujungnya tajam sehingga risikonya yaitu kebocoran kemasan. Oleh karenanya ada peringatan tulisan jangan digancu pada setiap karung kemasan pupuk,” tambahnya, Sabtu (20/11).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung Benny Lontoh saat dikonfirmasi, nampaknya tidak bisa berbuat banyak. Tetapi ia berjanji akan menindaklanjuti pemakaian gancu di Gudang Pupuk Girian.

“Kita mau kroscek dulu. Soalnya mereka Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung. Artinya mau intervensi juga bukan kewenangan kami. Kalau soal pengawasan bisa paralel,” jelas Lontoh. (tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/