33 C
Manado
Minggu, 16 Mei 2021
spot_img

Banyak Utang Malah Bayar Lahan Stadion Bermasalah, Jacobus Kritik Manajemen Keuangan Pemkot Bitung

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Manajemen keuangan Pemkot Bitung menuai kritik. Pasalnya, di tengah banyak utang yang harus diselesaikan, malah Pemkot menganggarkan pembayaran lahan Stadion Duasudara yang bermasalah di APBD 2020 dan APBD 2021. Diketahui, pembayaran lahan stadion tahap pertama sebesar Rp 5 miliar sudah dilaksanakan. Tinggal tahap kedua yang dianggarkan dibayar Pemkot tahun ini sebesar Rp 5 miliar.

Pemerhati pemerintahan Michael Jacobus SH MH, yang sekaligus praktisi hukum mengatakan, hal itu sangat konyol.

“Ini konyol namanya. Coba buka berapa anggaran perjalanan dinas yang dihemat tahun ini? Kemudian, kenapa Rp 5 miliar dianggarkan lagi untuk belanja modal yang diduga untuk lahan Stadion Duasudara yang sekarang menimbulkan polemik?” kritiknya.

Menurut Jacobus, lebih bijak anggaran untuk pembayaran lahan Stadion Duasudara diarahkan untuk pembayaran utang.

“Ini manajemen keuangan daerah model seperti apa? Coba Rp 5 miliar yang diduga dianggarkan untuk bayar lahan Stadion Duasudara diarahkan bayar utang. Khan akan mengurangi utang,” katanya.

Dia juga mengkritik, Pemkot lebih memprioritaskan pembayaran dana hibah daripada menuntaskan kewajiban pelunasan utang.

“Jangan alihkan isu ke prioritas dana hibah. Sedangkan masih ada anggaran yang tidak masuk akal dipaksakan untuk dianggarkan. Jelas, justru anggaran Stadion Duasudara yang akhirnya buat tambah-tambah urusan. Urusan utang tidak selesaikan, malah tambah-tambah urusan,” tegasnya.

Sayangnya Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bitung Albert Sarese belum memberikan komentar. Berusaha dihubungi lagi via telepon dan WhatsApp tidak direspon hingga berita ini diturunkan. (can)

 

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru