32.4 C
Manado
Tuesday, 27 September 2022

Hentikan Kekerasan Anak, Kejari Bitung Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Bitung

MANADOPOST.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung mengambil bagian dalam sosialisasi bertajuk ‘Stop Kriminalisasi Anak dan Stop Kekerasan pada Anak’ yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung dan bekerjasama dengan Forum Anak Daerah (FAD).

Mewakili Kajari Bitung Fauzal SH MH, Kasubsi Ekeu dan PPS Justisi D Wagiu SH, memberikan materi dalam kegiatan yang dilaksanakan di SMK Negeri (SMKN) 1 Bitung, Kamis (22/9).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sehubungan maraknya tindakan kriminal anak di Kota Bitung yang meresahkan masyarakat, Justisi membekali para siswa terkait dampak hukum dari perbuatan kriminalitas dan kekerasan pada anak.

Justisi saat ditemui usai memberikan materi, mengatakan program perlindungan anak sebagai upaya melindungi hak-hak yang layak diperoleh. “Perlindungan anak harus dilandaskan pada harkat martabat kemanusiaan. Setiap anak harus bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Wow! Setahun Kejari Bitung Selamatkan Rp 1,7 Miliar Uang Negara
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Menurutnya, selain memberikan sosialisasi kepada siswa, perlu peran dari orang tua terkait tindak kriminal yang dilakukan anak dan kekerasan pada anak. “Peran keluarga dalam mendidik dan mengawasi anak sangat sentral, karena sadar hukum harus dimulai dari tataran kecil keluarga,” ujarnya.

Justisi menambahkan, bahwa orang tua diperlukan untuk menjalin komunikasi yang penuh kasih sayang dengan anak serta mengawasi kegiatan anak sehingga merasa aman dan terlindungi.

“Upaya perlindungan anak ini adalah merupakan tugas kita bersama, melindungi satu orang anak artinya melindungi bangsa Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung Meiva Woran bersama jajarannya serta pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kota Bitung. (franky sumaraw)

Baca Juga:  Kejaksaan Seriusi Dugaan Pungli di SMAN 1 Bitung, Kajari Turun Langsung Cek Oknum Guru

MANADOPOST.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung mengambil bagian dalam sosialisasi bertajuk ‘Stop Kriminalisasi Anak dan Stop Kekerasan pada Anak’ yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung dan bekerjasama dengan Forum Anak Daerah (FAD).

Mewakili Kajari Bitung Fauzal SH MH, Kasubsi Ekeu dan PPS Justisi D Wagiu SH, memberikan materi dalam kegiatan yang dilaksanakan di SMK Negeri (SMKN) 1 Bitung, Kamis (22/9).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sehubungan maraknya tindakan kriminal anak di Kota Bitung yang meresahkan masyarakat, Justisi membekali para siswa terkait dampak hukum dari perbuatan kriminalitas dan kekerasan pada anak.

Justisi saat ditemui usai memberikan materi, mengatakan program perlindungan anak sebagai upaya melindungi hak-hak yang layak diperoleh. “Perlindungan anak harus dilandaskan pada harkat martabat kemanusiaan. Setiap anak harus bebas dari kekerasan dan diskriminasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Kepsek Bantah Pungli Berkedok PKL di SMKN 1 Bitung, Alasanya Ada Kesepakatan dengan Orangtua

Menurutnya, selain memberikan sosialisasi kepada siswa, perlu peran dari orang tua terkait tindak kriminal yang dilakukan anak dan kekerasan pada anak. “Peran keluarga dalam mendidik dan mengawasi anak sangat sentral, karena sadar hukum harus dimulai dari tataran kecil keluarga,” ujarnya.

Justisi menambahkan, bahwa orang tua diperlukan untuk menjalin komunikasi yang penuh kasih sayang dengan anak serta mengawasi kegiatan anak sehingga merasa aman dan terlindungi.

“Upaya perlindungan anak ini adalah merupakan tugas kita bersama, melindungi satu orang anak artinya melindungi bangsa Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bitung Meiva Woran bersama jajarannya serta pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kota Bitung. (franky sumaraw)

Baca Juga:  LSM Desak Finalisasi Perda Covid-19 di Bitung

Most Read

Artikel Terbaru

/