alexametrics
24.4 C
Manado
Kamis, 26 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

APBD Bitung 2022 Rp877 M, Maurits Mantiri Fokuskan pada Penanganan Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

MANADOPOST.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bitung tahun anggaran (TA) 2022, sebesar Rp877 miliar. APBD tersebut ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Bitung, yang dipimpin Ketua DPRD Aldo Nova Ratungalo didampingi Wakil Ketua Keegan Kojoh yang dihadiri Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Forkopimda dan jajaran Pemkot Bitung, Senin (22/11).

Dari data yang berhasil dirangkum, jumlah pendapatan sebesar Rp877 miliar dengan rincian pendapatan asli daerah (PAD) Rp84,5 miliar, pendapatan transfer Rp781 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp10,8 miliar.

Untuk belanja, berjumlah Rp879 miliar. Dengan rincian belanja operasi Rp723 miliar, belanja modal Rp126 miliar dan belanja tak terduga Rp29,9 miliar. Ada juga total surplus/defisit sebesar Rp2,5 miliar.

Dari ringkasan APBD TA 2022 juga tercatat, penerimaan pembiayaan sebesar Rp7,5 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp5 miliar dengan pembiayaan netto Rp2,5 miliar.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi menjelaskan, APBD Bitung TA 2022 akan digunakan untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Juga akan terfokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan berbagai program seperti digitalisasi kota, pengembangan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat juga akan terus dipacu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bitung Franky Sondakh melalui Sekretaris BPKAD Riano Senduk menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021, APBD 2022 akan terfokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Sesuai dengan Permendagri, APBD 2022, fokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi,” jelas Senduk. (tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bitung tahun anggaran (TA) 2022, sebesar Rp877 miliar. APBD tersebut ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Bitung, yang dipimpin Ketua DPRD Aldo Nova Ratungalo didampingi Wakil Ketua Keegan Kojoh yang dihadiri Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Forkopimda dan jajaran Pemkot Bitung, Senin (22/11).

Dari data yang berhasil dirangkum, jumlah pendapatan sebesar Rp877 miliar dengan rincian pendapatan asli daerah (PAD) Rp84,5 miliar, pendapatan transfer Rp781 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp10,8 miliar.

Untuk belanja, berjumlah Rp879 miliar. Dengan rincian belanja operasi Rp723 miliar, belanja modal Rp126 miliar dan belanja tak terduga Rp29,9 miliar. Ada juga total surplus/defisit sebesar Rp2,5 miliar.

Dari ringkasan APBD TA 2022 juga tercatat, penerimaan pembiayaan sebesar Rp7,5 miliar, pengeluaran pembiayaan Rp5 miliar dengan pembiayaan netto Rp2,5 miliar.

Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat dikonfirmasi menjelaskan, APBD Bitung TA 2022 akan digunakan untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Juga akan terfokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan berbagai program seperti digitalisasi kota, pengembangan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat juga akan terus dipacu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bitung Franky Sondakh melalui Sekretaris BPKAD Riano Senduk menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021, APBD 2022 akan terfokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Sesuai dengan Permendagri, APBD 2022, fokus pada penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi,” jelas Senduk. (tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/