26C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Polres Akan Sikat Mafia Tanah

MANADOPOST.ID – Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas mafia tanah disambut Kapolres Bitung AKBP Indra Pramana HSIK.

Menurut mantan Kapolres Bolmong ini, namanya melanggar hukum, pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.

“Apakah dia mafia, kelompok, atau apalah, asal dia bertentangan dan berlawanan dengan undang-undang dan memang dia harus kita tegakan undang-undang tersebut, maka kita tegakan setegak-tegaknya. Apa pun itu bentuknya,” ujarnya kepada Manado Post, Senin (22/2) kemarin.

Menurutnya, sudah menjadi harga mati menindak semua pelanggar undang-undang sesuai dengan kewenangan institusi Polri. “Itu harga mati. Biar tertib. Jika melanggar dan itu menjadi kewenangan kepolisian, kita tindak,” katanya.

Namun dia mengatakan, pastinya pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Seperti jika masalah tanah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Untuk masalah tanah, jelas kita harus berkoordinasi dengan BPN dan pemerintah kota,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, Kapolri telah memerintahkan jajarannya tak ragu membongkar mafia tanah di Indonesia.

“Karena masalah mafia tanah menjadi perhatian Bapak Presiden, saya minta untuk jajaran tidak perlu ragu proses tuntas, siapa pun ‘bekingnya’,” katanya.

Mabes Polri sendiri sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombespol Ahmad Ramadhan mengatakan, satgas akan bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN.

“Jadi, ini adalah penegasan dari perintah Pak Kapolri kepada jajaran, agar menindak secara tegas para mafia,” katanya. (can)

 

Artikel Terbaru