23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Tak Cantumkan Waktu Pelaksanaan, Proyek Dana PEN Bitung Senilai Rp10 Miliar Disorot

MANADOPSOT.ID – Proyek pembangunan fasilitas pemberdayaan informasi dan komunikasi kemasyarakatan, sumber dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp10 miliar, mendapat sorotan masyarakat.

Pasalnya, papan proyek dari CV Rioren, tidak tercantum waktu pelaksanaan. Sehingga menurut pemerhati Kota Bitung Darma Baginda, wajib diperhatikan oleh pihak terkait.

“Kalau kondisi seperti ini, bagaimana masyarakat bisa turut mengawasi progres proyek tersebut. Ini wajib diperhatikan, semua pihak terkait, lagian proyek ini di dalam kompleks Kantor Wali Kota Bitung,” tegas Baginda, Selasa (22/11).

Ia mendesak segera dilakukan perbaikan dengan mencantumkan tanggal atau batas waktu pelaksanaan pekerjaan, karena dari situ, masyarakat bisa tahu dan turut berperan aktif dalam pengawasan.

Baca Juga:  Camat dan Lurah di Bitung Diduga Mafia Tanah, Terbitkan Surat Tanpa Tandatangan Ahli Waris
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Ingat, ini dana PEN, pinjaman yang harus dikembalikan dari uang rakyat, sehingga sepantasnya masyarakat tahu. Jangan sampai informasi tentang waktu pelaksanaan ini disengaja dengan tujuan tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Bitung Frederika Rahantoknam, selaku penanggungjawab proyek tersebut saat dikonfirmasi menjelaskan, pekerjaan proyek tersebut mulai April 2022 dan selesai kontrak 31 Desember 2022. “249 hari kerja,” singkatnya. (franky sumaraw)

MANADOPSOT.ID – Proyek pembangunan fasilitas pemberdayaan informasi dan komunikasi kemasyarakatan, sumber dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp10 miliar, mendapat sorotan masyarakat.

Pasalnya, papan proyek dari CV Rioren, tidak tercantum waktu pelaksanaan. Sehingga menurut pemerhati Kota Bitung Darma Baginda, wajib diperhatikan oleh pihak terkait.

“Kalau kondisi seperti ini, bagaimana masyarakat bisa turut mengawasi progres proyek tersebut. Ini wajib diperhatikan, semua pihak terkait, lagian proyek ini di dalam kompleks Kantor Wali Kota Bitung,” tegas Baginda, Selasa (22/11).

Ia mendesak segera dilakukan perbaikan dengan mencantumkan tanggal atau batas waktu pelaksanaan pekerjaan, karena dari situ, masyarakat bisa tahu dan turut berperan aktif dalam pengawasan.

Baca Juga:  Gawat! Ada Indikasi Praktik KKN di PUPR Bitung, Ini Komentar Pemerhati

“Ingat, ini dana PEN, pinjaman yang harus dikembalikan dari uang rakyat, sehingga sepantasnya masyarakat tahu. Jangan sampai informasi tentang waktu pelaksanaan ini disengaja dengan tujuan tertentu,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Kota Bitung Frederika Rahantoknam, selaku penanggungjawab proyek tersebut saat dikonfirmasi menjelaskan, pekerjaan proyek tersebut mulai April 2022 dan selesai kontrak 31 Desember 2022. “249 hari kerja,” singkatnya. (franky sumaraw)

Most Read

Artikel Terbaru

/