alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 28 September 2021
spot_img

YM Berharap Laporan Polisi Terhadap Kritikan, Bukan Upaya Membungkam Demokrasi di Bitung

MANADOPOST.ID – Diadukannya salah satu aktivis Kota Bitung Yanto Mandulangi oleh orang yang mengatasnamakan pendukung MM-HH atas pernyataanya di media yang mengkritik pemerintah ditanggapi lapang dada oleh Yanto.

Pada Manado Post, Senin (24/5) Bung YM sapaan akrabnya mengatakan ia mengapresiasi adanya laporan polisi tersebut.

Itu, lanjutnya menunjukan bahwa percakapan publik di Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berjalan dengan baik, karena mengedepankan upaya hukum sebagai jalan utama penyelesaian masalah

“Itu artinya kita masih punya kesadaran kalo negara kita ini adalah negara hukum bukan negara kekuasaan,” ucapnya.

Yanto pun mengaku, secara pribadi, dirinya siap bertanggung jawab penuh atas tulisan kritik yang dipermasalahkan orang-orang yang mengaku pendukung MM-HH

Dimana tambahnya, ia siap memberi jawaban dan kandungan maksud atas pernyataanya di media terhadap penyidik polisi.

“Meski begitu, saya berharap, laporan polisi ini bukan merupakan suatu upaya membungkam kebebasan demokrasi di Bitung, serta bukan mode anti kritik pemerintah Bitung saat ini,” ujarnya.

Sebab lanjutnya, laporan polisi ini jelas sangat mengkhawatirkan publik yang nantinya akan takut memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, yang dirasa tak bermanfaat

“Karena ini akan memberi kesan bahwa pendukung pemerintah saat ini takut dikritik dan membuat laporan ujaran kebencian,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya Yanto Mandulangi dipolisikan oleh orang yang mengaku pendukung MM-HH akibat pernyataannya di media yang mengkritik fit and proper tes terhadap tujuh pejabat esselon II dilingkup Pemkot Bitung, yang dinilai berbanding terbalik dengan pernyataan pemerintah untuk menunggu enam bulan setelah Pilkada baru dilakukan rolling pejabat.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Sosial Kota Bitung, Darma Baginda mengapresiasi kedua kubu, yang mengedepankan upaya hukum dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Ini menunjukan adanya kedewasaan dari masing-masing kubu, baik Yanto maupun pendukung MM-HH,” ujarnya.

Meski begitu tambah dia, jangan sampai lapor-melapor ini, menjadi celah untuk membungkam kebebasan demokrasi di Bitung.

“Sebab, kritik itu tak selamanya menyudutkan, karena jika pemerintah mau menerima kritik, maka kritik justru menjadi salah satu indikator untuk memacu kinerja,” tegasnya

Dalam kesempatan itu, Darma pun berharap, pihak kepolisian dapat menyelesaikan persoalan ini dengan adil. (tr-01)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru