alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Lagi, Pencemaran Udara Dikeluhkan Warga, Diduga dari Perusahaan Ini

MANADOPOST.ID – Pencemaran udara kembali terjadi di Kota Bitung. Bau busuk menyengat hidung tercium di sekitar ruas jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Tepatnya di depan PT Samudera Mandiri Sentosa (SMS), sekira pukul 17.00 Wita, Selasa (25/1).

Kuat dugaan, pencemaran udara tersebut berasal dari aktivitas pengolahan fish meal dari sejumlah perusahaan di wilayah tersebut.

“Pencemaran udara ini sangat menyengat hidung. Ini tidak seperti biasanya. Kami menduga bau ini dari aktivitas pengolahan fish meal di perusahaan pengalengan ikan,” ujar Jon, salah satu warga.

Ia dan warga lainnya punya toleransi, tetapi pencemaran udara tersebut sangat mengganggu aktivitas warga.

“Kalau masih bau aroma ikan tidaklah mengapa, tetapi kalau sudah bau seperti ikan busuk, ini sudah sangat mengganggu,” pungkasnya seraya meminta instansi terkait untuk melakukan tindakan terhadap pencemaran udara tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Sadat Minabari, saat dikonfirmasi mengatakan, akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkai dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

“Besok pagi (pagi hari ini, Red) petugas DLH akan turun lapangan melakukan pengawasan di lokasi dimaksud,” jelas Minabari.(tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Pencemaran udara kembali terjadi di Kota Bitung. Bau busuk menyengat hidung tercium di sekitar ruas jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung. Tepatnya di depan PT Samudera Mandiri Sentosa (SMS), sekira pukul 17.00 Wita, Selasa (25/1).

Kuat dugaan, pencemaran udara tersebut berasal dari aktivitas pengolahan fish meal dari sejumlah perusahaan di wilayah tersebut.

“Pencemaran udara ini sangat menyengat hidung. Ini tidak seperti biasanya. Kami menduga bau ini dari aktivitas pengolahan fish meal di perusahaan pengalengan ikan,” ujar Jon, salah satu warga.

Ia dan warga lainnya punya toleransi, tetapi pencemaran udara tersebut sangat mengganggu aktivitas warga.

“Kalau masih bau aroma ikan tidaklah mengapa, tetapi kalau sudah bau seperti ikan busuk, ini sudah sangat mengganggu,” pungkasnya seraya meminta instansi terkait untuk melakukan tindakan terhadap pencemaran udara tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Sadat Minabari, saat dikonfirmasi mengatakan, akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkai dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

“Besok pagi (pagi hari ini, Red) petugas DLH akan turun lapangan melakukan pengawasan di lokasi dimaksud,” jelas Minabari.(tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/