29.4 C
Manado
Sabtu, 13 Agustus 2022

Soal Gapura Pintu Kota, SKPD di Bitung ‘Saling Lempar’ 

MANADOPOST.ID – Gapura atau gerbang di batas kota Sagrat jadi sorotan warga. Pasalnya, kalau masuk Bitung dari arah Manado, pada gapura itu sudah terpasang foto pemimpin Kota Bitung baru, Ir Maurits Mantiri MM dan Hengki Honandar SE. Sedangkan di sisi lain, jika dilihat dari Bitung arah Manado, seperti terpantau, Senin (26/4), masih terpasang foto pimpinan lama Max J Lomban SE MSi dan Ir Maurits Mantiri MM.

Warga menilai, SKPD terkait bekerja setengah-setengah karena satu sisi sudah diganti tetapi yang lainnya belum.

“Ini tandanya tidak serius bekerja. Kalau memang anggarannya belum cukup untuk mengganti kedua-duanya, setidaknya gambar pemimpin lama itu alangkah lebih baik dicabut. Tapi kalau kondisi seperti ini, bisa ditafsir lain oleh masyarakat,” ujar Stevi, salah satu warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bitung Hendri Sakul ketika dikonfirmasi mengatakan, jika soal anggaran untuk mengganti baliho tersebut bukan tanggung jawab instansi yang dipimpinnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kami Cuma pasang. Kalau anggarannya untuk mencetak baliho tidak tertata di Dinas Perkim. Mungkin di bagian humas atau umum,” jelas Sakul.

Terpisah, Kabag Umum Pemkot Bitung Theo Rorong saat dihubungi menjelaskan, itu bidangnya Dinas Perkim. “Bukan, di Perkim,” singkatnya.

Diketahui, bagian humas di Pemkot Bitung sudah dihapus. Hal itu menyusul perampingan SKPD beberapa waktu lalu. Hanya saja Kabag Protokol Pemkot Bitung Albert Sergius saat dikonfirmasi, mengaku di bagian yang dipimpinnya tidak tertata anggaran untuk mengganti baliho tersebut. (tr-21/can)

 

MANADOPOST.ID – Gapura atau gerbang di batas kota Sagrat jadi sorotan warga. Pasalnya, kalau masuk Bitung dari arah Manado, pada gapura itu sudah terpasang foto pemimpin Kota Bitung baru, Ir Maurits Mantiri MM dan Hengki Honandar SE. Sedangkan di sisi lain, jika dilihat dari Bitung arah Manado, seperti terpantau, Senin (26/4), masih terpasang foto pimpinan lama Max J Lomban SE MSi dan Ir Maurits Mantiri MM.

Warga menilai, SKPD terkait bekerja setengah-setengah karena satu sisi sudah diganti tetapi yang lainnya belum.

“Ini tandanya tidak serius bekerja. Kalau memang anggarannya belum cukup untuk mengganti kedua-duanya, setidaknya gambar pemimpin lama itu alangkah lebih baik dicabut. Tapi kalau kondisi seperti ini, bisa ditafsir lain oleh masyarakat,” ujar Stevi, salah satu warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bitung Hendri Sakul ketika dikonfirmasi mengatakan, jika soal anggaran untuk mengganti baliho tersebut bukan tanggung jawab instansi yang dipimpinnya.

“Kami Cuma pasang. Kalau anggarannya untuk mencetak baliho tidak tertata di Dinas Perkim. Mungkin di bagian humas atau umum,” jelas Sakul.

Terpisah, Kabag Umum Pemkot Bitung Theo Rorong saat dihubungi menjelaskan, itu bidangnya Dinas Perkim. “Bukan, di Perkim,” singkatnya.

Diketahui, bagian humas di Pemkot Bitung sudah dihapus. Hal itu menyusul perampingan SKPD beberapa waktu lalu. Hanya saja Kabag Protokol Pemkot Bitung Albert Sergius saat dikonfirmasi, mengaku di bagian yang dipimpinnya tidak tertata anggaran untuk mengganti baliho tersebut. (tr-21/can)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/