30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Pemprov Pastikan Pekan Depan MM-HH Dilantik

MANADOPOST.ID – Kota Bitung, dipekan depan bakal sah memiliki pemimpin baru. Pasalnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung terpilih Maurits Mantiri dan Hengky Honandar yang ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada lalu, sudah akan dilantik Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, pekan depan.

Pasangan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar dalam Pilkada lalu berhasil unggul dan memperoleh 67.308 suara. Sementara pasangan, Maximilian Jonas Lomban-Martin Daniel Tumbelaka, mendapatkan 37.770 suara serta Victorine Lengkong-Gunawan Pontoh, menduduki posisi ketiga dengan hanya memperoleh 8.831 suara.

Pelantikan yang akan dilakukan pekan depan tersebut juga dipastikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong, Jumat (26/3) kemarin. Menurutnya, Surat Keputusan (SK) pelantikan tersebut telah turun dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah akan ditindaklanjuti gubernur.

“Yah, benar SK Wali Kota Bitung sudah turun tinggal menunggu akhir masa jabatan Wali Kota Bitung pada 30 Maret mendatang,” singkat Kumendong.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pelantikan kali ini hanya akan dilakukan untuk Kota Bitung. Pasalnya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, akan dilakukan pada Mei mendatang. “Pengajuan SK sudah disampaikan bersamaan dengan pengusulan SK Bupati dan Wali Kota lainnya yang mengikuti Pilkada serentak di Sulut. Tapi sampai saat ini kita masih menunggu. Karena kan masih lama juga masa jabatan Wali Kota Manado saat ini. Masa jabatan Wali Kota Manado masih sampai Mei mendatang. Setelah habis, pasti langsung dilakukan pelantikan,” jelasnya.

Sementara itu, Pakar Pemerintahan Dr Jhony Lengkong menilai bahwa pelantikan Kada bagi daerah-daerah tersebut harus dilakukan sesuai waktu yang sebenarnya atau pada saat habis masa jabatannya pimpinan daerah sebelumnya.

“Ya harusnya jangan ada lagi penundaan seperti sebelumnya. Karena masa jabatan mereka ini, hanya singkat. Ada program dan janji-janji kampanye yang harus diselesaikan. Saya pikir Kemendagri harus tahu akan hal ini. Jangan lagi terjadi berlarut-larut dan akhirnya mereka yang memulai program menjadi terhambat. Karena Kada saja yang menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun, terkadang tak tuntas menjalankan program apalagi hanya tiga tahun setengah. Karena itu harusnya dipercepat proses pelantikan Kada,” beber Lengkong.

Lengkong mengatakan bahwa, jika Kada tersebut cepat dilantik maka proses jalannya program bisa dilakukan. “Mereka sudah bisa menyesuaikan dengan posisi-posisi yang akan dijabatnya. Apalagi kan untuk kabupaten/kota, hanya Bolsel petahana Kada yang terpilih. Mereka yang akan dilantik ini, hanya Minsel, Bitung yang memiliki posisi sebagai wakil kepala daerah. Tugas wakil dan bupati maupun wali kota itu berbeda. Apalagi RPJMD itu menunggu setelah mereka dilantik. Jadi harusnya pelantikan ini dipercepat. Sehingga program-program di daerah tidak macet. Dan rakyat bisa merasakan dampak-dampak positif dari jalannya program,” tegasnya.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Dr Audy Pangemanan ketika dikonfirmasi menjelaskan, Pemkot Bitung belum menerima info resmi terkait surat dari Kemendagri itu. “Kami belum dapat info resmi tentang surat ini, belum ada surat,” kata Pangemanan, Jumat (26/3).
Jadi pihaknya tetap berpedoman pada rapat persiapan pelantikan terakhir yakni 31 Maret. “Kami tetap persiapan pelantikan 31 Maret 2021, sesuai rapat terakhir kemarin,” ulasnya.

“Kan harus tunggu resminya. Kalau semua dari medsos repot,” tambah Pangemanan.
Hanya saja pihaknya tetap menunggu petunjuk dari Provinsi Sulut terkait perkembangan selanjutnya. “Tetap kita menunggu kepastian provinsi. Saat ini provinsi masih di tanggal 31 Maret 2021. Sampai sekarang belum berubah,” kunci mantan Kepala Dinas Sosial ini. (tr-21/ewa/can)

MANADOPOST.ID – Kota Bitung, dipekan depan bakal sah memiliki pemimpin baru. Pasalnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung terpilih Maurits Mantiri dan Hengky Honandar yang ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada lalu, sudah akan dilantik Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, pekan depan.

Pasangan Maurits Mantiri dan Hengky Honandar dalam Pilkada lalu berhasil unggul dan memperoleh 67.308 suara. Sementara pasangan, Maximilian Jonas Lomban-Martin Daniel Tumbelaka, mendapatkan 37.770 suara serta Victorine Lengkong-Gunawan Pontoh, menduduki posisi ketiga dengan hanya memperoleh 8.831 suara.

Pelantikan yang akan dilakukan pekan depan tersebut juga dipastikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Pemprov Sulut Jemmy Kumendong, Jumat (26/3) kemarin. Menurutnya, Surat Keputusan (SK) pelantikan tersebut telah turun dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah akan ditindaklanjuti gubernur.

“Yah, benar SK Wali Kota Bitung sudah turun tinggal menunggu akhir masa jabatan Wali Kota Bitung pada 30 Maret mendatang,” singkat Kumendong.

Pelantikan kali ini hanya akan dilakukan untuk Kota Bitung. Pasalnya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, akan dilakukan pada Mei mendatang. “Pengajuan SK sudah disampaikan bersamaan dengan pengusulan SK Bupati dan Wali Kota lainnya yang mengikuti Pilkada serentak di Sulut. Tapi sampai saat ini kita masih menunggu. Karena kan masih lama juga masa jabatan Wali Kota Manado saat ini. Masa jabatan Wali Kota Manado masih sampai Mei mendatang. Setelah habis, pasti langsung dilakukan pelantikan,” jelasnya.

Sementara itu, Pakar Pemerintahan Dr Jhony Lengkong menilai bahwa pelantikan Kada bagi daerah-daerah tersebut harus dilakukan sesuai waktu yang sebenarnya atau pada saat habis masa jabatannya pimpinan daerah sebelumnya.

“Ya harusnya jangan ada lagi penundaan seperti sebelumnya. Karena masa jabatan mereka ini, hanya singkat. Ada program dan janji-janji kampanye yang harus diselesaikan. Saya pikir Kemendagri harus tahu akan hal ini. Jangan lagi terjadi berlarut-larut dan akhirnya mereka yang memulai program menjadi terhambat. Karena Kada saja yang menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun, terkadang tak tuntas menjalankan program apalagi hanya tiga tahun setengah. Karena itu harusnya dipercepat proses pelantikan Kada,” beber Lengkong.

Lengkong mengatakan bahwa, jika Kada tersebut cepat dilantik maka proses jalannya program bisa dilakukan. “Mereka sudah bisa menyesuaikan dengan posisi-posisi yang akan dijabatnya. Apalagi kan untuk kabupaten/kota, hanya Bolsel petahana Kada yang terpilih. Mereka yang akan dilantik ini, hanya Minsel, Bitung yang memiliki posisi sebagai wakil kepala daerah. Tugas wakil dan bupati maupun wali kota itu berbeda. Apalagi RPJMD itu menunggu setelah mereka dilantik. Jadi harusnya pelantikan ini dipercepat. Sehingga program-program di daerah tidak macet. Dan rakyat bisa merasakan dampak-dampak positif dari jalannya program,” tegasnya.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Dr Audy Pangemanan ketika dikonfirmasi menjelaskan, Pemkot Bitung belum menerima info resmi terkait surat dari Kemendagri itu. “Kami belum dapat info resmi tentang surat ini, belum ada surat,” kata Pangemanan, Jumat (26/3).
Jadi pihaknya tetap berpedoman pada rapat persiapan pelantikan terakhir yakni 31 Maret. “Kami tetap persiapan pelantikan 31 Maret 2021, sesuai rapat terakhir kemarin,” ulasnya.

“Kan harus tunggu resminya. Kalau semua dari medsos repot,” tambah Pangemanan.
Hanya saja pihaknya tetap menunggu petunjuk dari Provinsi Sulut terkait perkembangan selanjutnya. “Tetap kita menunggu kepastian provinsi. Saat ini provinsi masih di tanggal 31 Maret 2021. Sampai sekarang belum berubah,” kunci mantan Kepala Dinas Sosial ini. (tr-21/ewa/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/