31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Tarif Angkot Naik Sepihak, Warga Mengeluh, Minta Dishub Bitung Turun Tangan

MANADOPOST.ID – Sopir angkot di Kota Bitung kembali berulah dengan menaikan sepihak tarif sehingga dikeluhkan warga.

Delvi salah satu warga, mengeluh karena tarif yang dimintakan sopir angkot dari Terminal Tangkoko sampai Pasar Ruko, sebesar Rp5 ribu.

“Saya keberatan karena setahu saya Rp3.700 untuk tarif Terminal Tangkoko sampai pusat kota. Dari pusat kota ke Pasar Ruko sangat dekat sehingga wajar kalau saya bayar Rp4 ribu. Tetapi ketika saya bayar Rp4 ribu, si sopir minta tambah Rp1000,” keluhnya, Rabu (27/10).

Dengan kondisi itu, lanjut Delvi, ia kemudian memberikan sesuai keinginan dari sopir.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Terpaksa saya kasih karena sopir juga sudah marah-marah,” tambahnya.

Menurutnya, kalau memang sudah demikian tarifnya, harus resmi melalui SK tentang penyesuaian tarif.

“Harus resmi agar tidak menuai polemik di tengah masyarakat. Termasuk Dinas Perhubungan, mestinya turun tangan menyikapi persoalan seperti ini,” harapnya.

Menaikan tarif sepihak oleh sopir angkot di Bitung juga sempat menghebohkan jagat maya beberapa waktu lalu. Netizen dengan akun facebook Diana Pantouw Soejitno, mendapat makian dari salah satu sopir angkot lantaran hanya membayar Rp4 ribu. Ia kemudian memposting sebuah foto angkot disertai keterangan, terkait keluhannya.

MANADOPOST.ID – Sopir angkot di Kota Bitung kembali berulah dengan menaikan sepihak tarif sehingga dikeluhkan warga.

Delvi salah satu warga, mengeluh karena tarif yang dimintakan sopir angkot dari Terminal Tangkoko sampai Pasar Ruko, sebesar Rp5 ribu.

“Saya keberatan karena setahu saya Rp3.700 untuk tarif Terminal Tangkoko sampai pusat kota. Dari pusat kota ke Pasar Ruko sangat dekat sehingga wajar kalau saya bayar Rp4 ribu. Tetapi ketika saya bayar Rp4 ribu, si sopir minta tambah Rp1000,” keluhnya, Rabu (27/10).

Dengan kondisi itu, lanjut Delvi, ia kemudian memberikan sesuai keinginan dari sopir.

“Terpaksa saya kasih karena sopir juga sudah marah-marah,” tambahnya.

Menurutnya, kalau memang sudah demikian tarifnya, harus resmi melalui SK tentang penyesuaian tarif.

“Harus resmi agar tidak menuai polemik di tengah masyarakat. Termasuk Dinas Perhubungan, mestinya turun tangan menyikapi persoalan seperti ini,” harapnya.

Menaikan tarif sepihak oleh sopir angkot di Bitung juga sempat menghebohkan jagat maya beberapa waktu lalu. Netizen dengan akun facebook Diana Pantouw Soejitno, mendapat makian dari salah satu sopir angkot lantaran hanya membayar Rp4 ribu. Ia kemudian memposting sebuah foto angkot disertai keterangan, terkait keluhannya.

Most Read

Artikel Terbaru

/