25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Larangan Mudik 2021 : KKP Bitung Perketat Pengawasan dan Pemeriksaan Pelaku Perjalanan

MANADOPOST.ID – Kebijakan larangan mudik 2021 yang akan diberlakukan sejak 6 hingga 17 Mei, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan memperketat pengawasan bagi pelaku perjalanan yang datang dan berangkat dari Pelabuhan Samudera Bitung.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bitung, dr Pingkan M Pijoh saat diwawancarai Manado Post, Rabu (28/4)

Ia mengatakan dalam menunjang hal itu, KKP Bitung akan bergabung dalam posko pengamanan yang dikordinir KSOP, Pelindo IV, Polsek KPS dan seluruh stakeholder terkait yang ada dipelabuhan.

Nantinya sesuai surat edaran nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan dan upaya pengendalian mudik, jelas kita akan memperketat syarat penumpang yang akan berangkat maupun datang di Pelabuhan Samudera Bitung

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Dimana dari surat edaran, pelaku perjalanan yang diizinkan masuk dan keluar itu harus bersifat mendesak misalnya seorang ASN maupun TNI-Polri atau karyawan swasta yang akan melakukan perjalanan karena tugas, dan itu dibuktikan dengan surat tugas,” ujarnya.

Atau tambah dia, pelaku perjalanan dengan alasan sakit yang membutuhkan perawatan fasilitas kesehatan yang memadai serta berbagai alasan mendesak lain.

Selain itu tambahnya meski yang diizinkan pelaku perjalanan karena alasan mendesak, namun mereka tetap wajib melewati pemeriksaan ketat yang akan dilakukan KKP Bitung sesuai prosedur.

“Termasuk verifikasi dan validasi surat keterangan rapid antigen maupun PCR yang dinyatakan negatif, serta wajib mengisi eHAC atau kartu kewaspadaan kesehatan,” teandasnya. (tr-01)

MANADOPOST.ID – Kebijakan larangan mudik 2021 yang akan diberlakukan sejak 6 hingga 17 Mei, membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan memperketat pengawasan bagi pelaku perjalanan yang datang dan berangkat dari Pelabuhan Samudera Bitung.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Bitung, dr Pingkan M Pijoh saat diwawancarai Manado Post, Rabu (28/4)

Ia mengatakan dalam menunjang hal itu, KKP Bitung akan bergabung dalam posko pengamanan yang dikordinir KSOP, Pelindo IV, Polsek KPS dan seluruh stakeholder terkait yang ada dipelabuhan.

Nantinya sesuai surat edaran nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan dan upaya pengendalian mudik, jelas kita akan memperketat syarat penumpang yang akan berangkat maupun datang di Pelabuhan Samudera Bitung

“Dimana dari surat edaran, pelaku perjalanan yang diizinkan masuk dan keluar itu harus bersifat mendesak misalnya seorang ASN maupun TNI-Polri atau karyawan swasta yang akan melakukan perjalanan karena tugas, dan itu dibuktikan dengan surat tugas,” ujarnya.

Atau tambah dia, pelaku perjalanan dengan alasan sakit yang membutuhkan perawatan fasilitas kesehatan yang memadai serta berbagai alasan mendesak lain.

Selain itu tambahnya meski yang diizinkan pelaku perjalanan karena alasan mendesak, namun mereka tetap wajib melewati pemeriksaan ketat yang akan dilakukan KKP Bitung sesuai prosedur.

“Termasuk verifikasi dan validasi surat keterangan rapid antigen maupun PCR yang dinyatakan negatif, serta wajib mengisi eHAC atau kartu kewaspadaan kesehatan,” teandasnya. (tr-01)

Most Read

Artikel Terbaru

/