28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Tindak Bangunan Tak Sesuai Aturan, Dinas Perkim Bitung Diduga Pilih Kasih

MANADOPOST.JAWAPOS.COM – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bitung, melalui Sat Pol-PP Bitung selaku penegak Perda, melakukan penertiban bangunan yang melanggar aturan, di salah satu toko di Girian, Kamis (25/3).

Dari pantauan Manado Post, penertiban bangunan itu, berlangsung agak rumit, karena petugas harus menaiki tangga untuk memotong rangka atap baja ringan, dengan mengenakan mesin. Kendati berlangsung aman dan lancar, penertiban itu dinilai oleh pengelola toko pilih kasih.

“Ada juga bangunan lain di Bitung seperti ini. Jangan pilih kasih,” ujar salah satu pengelola toko.

Hal itu kemudian berhasil diredam oleh Kabid Ketentraman dan Tibum Sat Pol-PP Bitung Katrina Kansil yang memimpin penertiban itu.

“Kami sudah memberikan penjelasan, bahwa namanya melanggar aturan pasti ditindak. Hari ini toko tersebut, berikutnya tempat lain. Pasti akan ditindak,” katanya, seraya menjelaskan jika penertiban itu dilakukan setelah diberikan sosialisasi terlebih dahulu.

“Dinas Perkim sudah menegur tapi tidak diindahkan, untuk itu ditindak. Material yang ditertibkan ditinggalkan di toko itu,” paparnya.

Adapun yang menjerat toko tersebut, secara teknis aturannya menurut Kansil di Dinas Perkim.

“Kami sebagai penegak Perda, menjalankan tugas sesuai hasil koordinasi dengan dinas terkait. Untuk lebih jelas, konfirmasi di Dinas Perkim,” sarannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Bitung Hendri Sakul ketika dikonfirmasi, membantah jika tidak ada pilih-pilih kasih dalam menjalankan aturan.

“Tolong tanya bangunan mana yang torang ada pilih kasih, siapa pemiliknya. Semua yang melanggar, pasti ditindak,” kata Sakul.

Dijelaskannya, toko tersebut melanggar Perda IMB karena bagian depan bangunan itu, sudah tidak sesuai dengan gambar yang dikeluarkan dinasnya.

“Bangunan depan toko itu sudah di sepadan jalan. Jadi sudah melanggar,” jelasnya.

Penertiban itu sendiri menurutnya dilaksanakan karena sudah diberikan peringatan berapa kali tetapi tidak diindahkan.

“Untuk itu kami mengimbau agar jangan menyalahi aturan, dalam membuat bangunan,” kunci Sakul. (tr-21/can)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru