Mulai Jumat Pekan Ini, Akses Masuk ke Kota Bitung Dibatasi

MANADOPOST.ID—Akses masuk ke dalam Kota Bitung dibatasi. Hal ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung untuk memutus rantai penyebaran virus Korona yang semakin luas.

Keputusan ini diambil dalam rapat terbatas di ruang kerja Wali Kota Bitung, Senin (30/3). “Jadi tadi kami sudah membahas terkait pembatasan orang masuk dari luar ke Kota Bitung bersama dengan pak Kapolres, Dandim dan KSOP serta dinas kesehatan,” kata Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban.

Lanjutnya, untuk akses laut yang dibolehkan hanya kapal barang atau logistik, sedangkan untuk kapal penumpang saat ini dilarang. “KSOP sesuai dengan surat Dirjen membolehkan apabila daerah melakukanya, sehingga besok saya akan menyurat ke Mentri Perhubungan untuk rencana tersebut,” ujar Lomban.

Ada empat pintu masuk ke Kota Bitung melalui jalur darat yaitu, Tanjung Mereh, Sagrat, Karondoran dan Pinasungkulan. “Kami berencana hanya Sagrat yang akan dibuka, dilengkapi dengan posko yang akan menangani orang yang masuk ke Bitung dengan protap sesuai dengan protokol dari kementrian kesehatan yang dilakukan oleh dinas kesehatan bersama TNI dan Polri,” bebernya.

Lomban menambahkan, dalam tiga hari ke depan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait pembatasan akses masuk, hal ini dilakukan untuk menangkal orang yang disinyalir telah terjangkit virus Korona. “Pembatasan akses masuk ini dilakukan selama Dua Mingggu dan bisa diperpanjang maupun dipersingkat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” pungkasnya.(van)