29.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Pengguna Jasa Desak Terminal Petikemas Bitung Hentikan Pungutan Liar Berkedok DPO

- Advertisement -

MANADOPOST.ID – Terbongkarnya skandal Dana Pembinaan Organisasi (DPO) di Terminal Petikemas Bitung (TPB) menimbulkan polemik bagi para pengguna jasa.

Pasalnya pemungutan DPO yang dimasukan dalam tarif pengguna jasa sebesar Rp 22,500 dituding menjadi pungutan liar terstruktur yang dilakukan Terminal Petikemas Bitung.

Kantor KSOP Kelas II Bitung (Don Papuling/Manado Post)

Salah satu pengguna jasa mengaku keberatan atas adanya tambahan DPO sebesar Rp 22,500 tersebut.

“Sebab selama ini, kami membayar DPO tanpa ada manfaat, dan ini yang membuat kami keberatan atas adanya DPO sebesar Rp 22,500,” ujarnya.

- Advertisement -

Sehingga tambahnya, TBP sebaiknya menghentikan pemungutan DPO yang dinilai sudah memberatkan pengguna jasa

MANADOPOST.ID – Terbongkarnya skandal Dana Pembinaan Organisasi (DPO) di Terminal Petikemas Bitung (TPB) menimbulkan polemik bagi para pengguna jasa.

Pasalnya pemungutan DPO yang dimasukan dalam tarif pengguna jasa sebesar Rp 22,500 dituding menjadi pungutan liar terstruktur yang dilakukan Terminal Petikemas Bitung.

Kantor KSOP Kelas II Bitung (Don Papuling/Manado Post)

Salah satu pengguna jasa mengaku keberatan atas adanya tambahan DPO sebesar Rp 22,500 tersebut.

“Sebab selama ini, kami membayar DPO tanpa ada manfaat, dan ini yang membuat kami keberatan atas adanya DPO sebesar Rp 22,500,” ujarnya.

Sehingga tambahnya, TBP sebaiknya menghentikan pemungutan DPO yang dinilai sudah memberatkan pengguna jasa

Most Read

Artikel Terbaru

/