28.4 C
Manado
Jumat, 30 Juli 2021

Tender Terus Bergulir, Anggaran Pengadaan Lahan RS Bitung Tak Jelas

MANADOPOST.ID – Proses pembangunan rumah sakit (RS) Bitung senilai Rp48,7 miliar terus bergulir, padahal anggaran pengadaan lahan saja hingga kini masih kurang jelas (KJ).

Informasi terbaru dari laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kota Bitung, ada dua paket pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan RS Bitung tersebut.

Paket pertama tercatat sarana dan prasarana luar RS Pratama Kota Bitung senilai Rp2 miliar, dan paket kedua pembangunan gedung RS Pratama Kota Bitung senilai Rp24,6 miliar.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Bitung John Simarmata ketika dikonfirmasi membenarkan, pengadaan dua paket pekerjaan untuk RS Bitung.

“Ada dua paket yaitu sarana dan prasarana luar dan gedung RS Pratama Kota Bitung. Total kedua paket itu Rp26,6 miliar,” jelasnya.

Sedangkan untuk pengadaan lahan, tidak diketahui Simarmata, karena menurutnya itu di Dinas Kesehatan. Termasuk selisih dari total dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp48,7 miliar dikurangi total dua paket di LPSE senilai Rp26,6 miliar, ada sisa Rp22,1 miliar.

“Kemungkinan itu untuk alat kesehatan. Tetapi untuk jelasnya tanya di Dinas Kesehatan, termasuk pengadaan tanahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Pitter Lumingkewas saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membantah jika total dua item pekerjaan di LPSE hanya Rp26,6 miliar.

“Ini total Rp30 miliar,” jelas Lumingkewas, Rabu (30/6).

Sementara lanjutnya, dari sisa Rp22,1 miliar, untuk alat kesehatan sebesar Rp15 miliar.

“Ada obat sebesar Rp3 miliar dan ketambahan alat kesehatan sekira Rp700 juta lebih,” tambahnya.

Sedangkan untuk sumber dana pengadaan lahan apakah dari DAK tersebut, belum bisa dipastikan Lumingkewas.

“Tunggu, mau minta dulu di keuangan,” jelasnya.

Sampai berita ini dirangkum, Lumingkewas belum membalas pesan WhatsApp, terkait hasil dari keuangan. (tr-01/can)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru