alexametrics
25.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kajari Warning Kepsek di Bitung Jangan Pungli, Ini Penegasan Frenkie Son

MANADOPOST.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung Frenkie Son SH MM MH mewarning seluruh kepala sekolah (Kepsek) di Kota Bitung untuk tidak melakukan pungutuan liar (pungli) dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Kami tegaskan, tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun dengan alasan apa pun. Mulai dari pengadaan seragam, meja, kursi. Sebab sering kali ada oknum guru atau kepala sekolah memberlakukan pungutan dengan alasan pengadaan meja kursi bahkan seragam. Semua itu tidak dibenarkan dan jangan coba-coba,” tegas Frenkie saat rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Bitung di Tribun Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Selasa (30/11).

Untuk pengadaan segaram olahraga, lanjut Kajari, bisa saja dilakukan tapi harus memperhatikan nilai atau harga yang akan diminta kepada anak didik.

“Silahkan kalau mau diadakan tapi harganya yang wajar-wajar saja. Jangan karena kaosnya sudah dibordir atau disablon maka harganya sengaja ditambah biaya bordir atau sablon,” ujar Frenkie sembari menambahkan, jika hal itu sudah kategori mencari keuntungan.

Apalagi saat ini di Kota Bitung sudah ada Satgas Saber Pungli yang diketuai Waka Polres Bitung.

“Jangan sampai membuat kebijakan yang tidak lagi populer di tengah pandemi Covid-19. Ingat saat ini Kota Bitung sudah ada tim Satgas Saber Pungli,” kata Kajari.

Dingatkannya pula, pekan depan Inspektorat Pemkot Bitung akan melakukan pemeriksaan dana BOS di semua sekolah swasta yang ada di Kota Bitung.

“Persiapan segala administrasinya sehingga semua dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar. Semua ini kami lakukan demi kebaikan bersama,” tandas Kajari, yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung Euginia Mantiri. (tr-01/can)

MANADOPOST.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung Frenkie Son SH MM MH mewarning seluruh kepala sekolah (Kepsek) di Kota Bitung untuk tidak melakukan pungutuan liar (pungli) dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Kami tegaskan, tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun dengan alasan apa pun. Mulai dari pengadaan seragam, meja, kursi. Sebab sering kali ada oknum guru atau kepala sekolah memberlakukan pungutan dengan alasan pengadaan meja kursi bahkan seragam. Semua itu tidak dibenarkan dan jangan coba-coba,” tegas Frenkie saat rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Bitung di Tribun Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Selasa (30/11).

Untuk pengadaan segaram olahraga, lanjut Kajari, bisa saja dilakukan tapi harus memperhatikan nilai atau harga yang akan diminta kepada anak didik.

“Silahkan kalau mau diadakan tapi harganya yang wajar-wajar saja. Jangan karena kaosnya sudah dibordir atau disablon maka harganya sengaja ditambah biaya bordir atau sablon,” ujar Frenkie sembari menambahkan, jika hal itu sudah kategori mencari keuntungan.

Apalagi saat ini di Kota Bitung sudah ada Satgas Saber Pungli yang diketuai Waka Polres Bitung.

“Jangan sampai membuat kebijakan yang tidak lagi populer di tengah pandemi Covid-19. Ingat saat ini Kota Bitung sudah ada tim Satgas Saber Pungli,” kata Kajari.

Dingatkannya pula, pekan depan Inspektorat Pemkot Bitung akan melakukan pemeriksaan dana BOS di semua sekolah swasta yang ada di Kota Bitung.

“Persiapan segala administrasinya sehingga semua dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar. Semua ini kami lakukan demi kebaikan bersama,” tandas Kajari, yang turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung Euginia Mantiri. (tr-01/can)

Most Read

Artikel Terbaru

/