alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 17 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kesadaran Membuang Sampah Minim, Ini Kata Pemerhati Lingkungan Minsel

MANADOPOST.ID — Kesadaran sebagian masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) soal membuang sampah nampaknya masih minim. Pasalnya, sejumlah titik yang berada di pemukiman warga masih terpantau penuh dengan sampah.
Contohnya tersaji di salah satu desa di Kecamatan Tumpaan. Terpantau, sampah plastik bahkan limbah rumah tangga masih saja terbuang sembarangan di pemukiman warga.
Hal itu membuat pengamat lingkungan hidup dan alam Minsel Thein Pakasi mengatakan, untuk menekan kebiasaan masyarakat dalam hal ini membuang sampah sembarangan, perlunya peran pemerintah, salah satunya menyediakan fasilitas yang menunjang. “Perlu ada peran pemerintah dengan membuat aturan yang mengikat. Misalnya denda dan tindakan tegas untuk yang membuat adanya efek jerah,” katanya saat dihubungi, Selasa (4/5).
Ditambahkannya, minimal aturan soal sampah dimulai dari pemerintah tingkat desa. “Desa yang menjadi fokus pertama. Pemerintah desa bisa keluarkan perdes soal sampah. Itu bisa menekan tangan-tangan nakal untuk tidak membuang sampah,” pungkas Pakasi.

(Rangga Mangowal)

MANADOPOST.ID — Kesadaran sebagian masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) soal membuang sampah nampaknya masih minim. Pasalnya, sejumlah titik yang berada di pemukiman warga masih terpantau penuh dengan sampah.
Contohnya tersaji di salah satu desa di Kecamatan Tumpaan. Terpantau, sampah plastik bahkan limbah rumah tangga masih saja terbuang sembarangan di pemukiman warga.
Hal itu membuat pengamat lingkungan hidup dan alam Minsel Thein Pakasi mengatakan, untuk menekan kebiasaan masyarakat dalam hal ini membuang sampah sembarangan, perlunya peran pemerintah, salah satunya menyediakan fasilitas yang menunjang. “Perlu ada peran pemerintah dengan membuat aturan yang mengikat. Misalnya denda dan tindakan tegas untuk yang membuat adanya efek jerah,” katanya saat dihubungi, Selasa (4/5).
Ditambahkannya, minimal aturan soal sampah dimulai dari pemerintah tingkat desa. “Desa yang menjadi fokus pertama. Pemerintah desa bisa keluarkan perdes soal sampah. Itu bisa menekan tangan-tangan nakal untuk tidak membuang sampah,” pungkas Pakasi.

(Rangga Mangowal)

Most Read

Artikel Terbaru

/