30 C
Manado
Jumat, 4 Desember 2020

127 Desa Terancam Potongan Dandes

MANADOPOST.ID—127 desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terancam bakal mendapatkan potongan dana desa (Dandes) tahap ketiga dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI).

Pemotongan dandes tersebut bakal dilakukan Kemenkeu RI. Jika 127 desa di Minsel tidak melakukan rekonsiliasi data program kegiatan dan realisasi sejak 2015 lalu.

Hal ini dibeberkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minsel Hendrie Lumapow, Rabu (4/11) kemarin, saat dikonfirmasi koran ini. Menurut Lumapow, dari 167 desa di Kabupaten Minsel, baru 40 desa yang melakukan rekon data Dandes.

“Kita mewarning 127 desa untuk segera melakukan rekon data. Karena rekon data ini menjadi hal wajib dan telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 40. Dan jika desa tidak melakukan rekon data, maka pencairan Dandes tahap 3 tidak akan dilakukan.

Jadi pencairan itu tergantung desa, jika rekon data cepat diselesaikan, maka pencairan tahap 3 juga akan cepat dilakukan. Namun jika sampai 31 Desember tidak dilakukan, maka tahap 3 juga dipastikan tidak akan cair. Aturannya sudah seperti itu,” ungkapnya.

Dari rekon data tersebut menurut Lumapow, hukum tua saat ini maupun mantan harus bekerja sama dalam menyelesaikan rekon data.

“Jadi semua ada konsekuensinya. Jika rekon tidak dilakukan, maka ada potongan langsung dari Kemenkeu. Jadi karena rekon ini data yang harus diselesaikan mulai dari 2015. Kumtua saat ini harus bekerja sama dengan mantan.

Nah kalau mantan kumtua tidak mau melakukan kerja sama, ada konsekuensinya juga. Seperti, mantan kumtua tersebut tidak bisa lagi mencalonkan diri, serta mantan kumtua tersebut merugikan desa karena terjadi pemotongan Dandes,” sebutnya.

Lumapow menuturkan, rekon data yang lama akan mempengaruhi program saat ini. “Misalnya ada program yang lama senilai 200 juta, dan saat ini ada program yang hampir serupa, maka itu tidak bisa dicairkan.

Misalnya infrastruktur desa yang dilakukan program lama senilai 200 juta, maka jika tahun ini ditahap ketiga ada program infrastruktur desa juga, maka itu tidak akan dicairkan. Akan langsung dipotong langsung Kemenkeu. Karena itu saya mewarning semua desa yang belum melakukan rekon data, agar secepatnya bisa dilakukan. Ini sangat penting dan bersifat mendesak,” tuturnya.(ewa/gel)

-

Artikel Terbaru

Desa Wisata Candirejo Borobudur Tawarkan Sensasi Budaya Jawa

Salah satu desa wisata tradisional yang terkenal #DiIndonesiaAja adalah Desa Penglipuran, Bali. Nah, selain itu, masih banyak desa wisata tradisional lain, termasuk yang lokasinya tak jauh dari Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Bajeto 341 Lingkungan Solid Menangkan JGE-VB

Kekuatan pendukung dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Jilly Gabriella Eman-Virgie Baker, (JGE-VB) kian hari terus bertambah.

Pilih Mor, Rekaman Bersama Enda Ungu

Personel Band Ungu Franco Medjaya Kusumah atau akrab disapa Enda, menunjukkan keseriusannya memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP).

VAP – HR Merajai Pelosok Sulut

Sosok calon Gubernur Sulut Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh yang selalu peduli masyarakat kecil, terus dicintai warga hingga di daerah pelosok di 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Perhatian-perhatian! Pintu Teater Dibuka 5 Desember

"Perhatian-perhatian. Pintu teater telah dibuka. Bagi Anda yang telah memiliki karcis dipersilahkan untuk memasuki ruangan teater…” Rindu dengar kalimat tersebut? Sebentar lagi rindu anda terobati.