25.4 C
Manado
Sabtu, 31 Juli 2021

Waduh ! Vaksinasi di Minsela Ini Malah Langgar Prokes, Ini Kata Kadis Schouten

MANADOPOST.ID — Pemerintah terus berupaya menggencarkan sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 guna menekan kasus Covid-19. Salah satunya dengan melakukan social distancing (menjaga jarak) satu dengan yang lain. Tidak hanya itu, vaksinasi Covid-19 juga saat ini gencar dilakukan dengan menyasar masyarakat yang belum divaksin.

Namun ternyata, pemerintah juga bisa dikatakan kecolongan dengan upaya vaksinasi bagi masyarakat, salah satunya terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel)
Antusiasme masyarakat yang sangat ingin divaksin membuat masyarakat mengabaikan prokes covid-19. Seperti terjadi di salah satu desa di wilayah Minsel Atas (Minsela), Senin (5/7).
Terpantau puluhan masyarakat yang sedang antri untuk divaksin berkumpul serta berdesak-desakan menunggu namanya dipanggil pihak puskesmas. Lebih disayangkan lagi, pihak penyelenggara vaksin terpantau tidak menegur dan mengatur agar warga tidak berkerumun.
Hal itu mengundang komentar dari tokoh masyarakat. Salah satunya dikalimatkan tokoh masyarakat Minsela Meidy Tambuwun.
Menurutnya, seharusnya hal seperti itu seharusnya tidak boleh terjadi, mengingat saat ini kasus covid-19 ada kenaikan di Kabupaten Minsel. “Meski upaya menerima vaksin untuk menekan covid-19, namun protokol kesehatan jangan sampai dilanggar. Kalau kejadian seperti itu terjadi, harusnya pihak penyelenggara vaksinasi harus bisa mengatur jangan dibiarkan begitu saja. Jangan sampai vaksin saja belum sampai masuk ke tubuh kita, malah virusnya yang lebih dulu. Jadi ini pelajaran bagi pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas terkait, termasuk pihak puskesmas penyelenggara, harusnya ditegur jika ada warga yang melanggar prokes seperti itu,” katanya.
Terpisah, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr.Erwin Schouten mengatakan pihaknya akan mengingatkan pihak puskesmas agar tetap menjaga prokes saat melakukan vaksinasi. “Memang tidak bisa dipungkiri antusiasme masyarakat meningkat signifikan untuk mendapatkan vaksinasi. Melihat yang terjadi itu, memang sepertinya ada kelalaian pihak puskesmas dalam mengatur masyarakat. Ini pembelajaran bagi kami untuk kiranya akan terus diingatkan ke semua pihak baik seluruh puskesmas agar mengatur dengan baik vaksinasi yang dilakukan di setiap wilayah kerja mereka masing-masing,” pungkas Schouten.(rgm)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru