26 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Relokasi Pasar Tunggu Lahan

MANADOPOST.ID—Pasar 54 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) direncanakan bakal direlokasi. Karena dinilai tidak lagi memadai. Kepala Dinas Perdagangan Minsel Adrian Suwuweng membenarkan.

“Melihat keinginginan warga Amurang khususnya, Pasar 54 Amurang sebaiknya direlokasi. Memang sudah direncanakan. Soal lokasi baru, sudah ada. Tapi, persoalannya belum bisa dibangun lantaran belum ditindaklanjuti dengan pembebasan. Lokasi baru ini memang tanah negara. Tapi, sudah banyak yang menjadi hak milik. Sehingga, pemerintah harus membayarnya lagi,” imbuhnya.

Suwuweng menuturkan, anggaran untuk pembebasan lahan telah tersedia, maka relokasi pasar sudah benar dilakukan.

“Kita tunggu saja, RAPBD 2021 sementara dalam pembahasan. Semoga, usulannya melalui TAPD dan Banggar DPRD akan diterima soal anggaran pembebasan lahan Pasar 54 Amurang. Karena memang, apabila lahan resmi dimiliki Pemkab Minsel, maka dipastikan akan menjadi usulan ke Kementerian Perdagangan untuk selanjutnya disediakan anggaran pembangunan Pasar 54 Amurang,” sebutnya.

Pembebasan lahan menurutnya, sangat penting sebelum dilakukan pembangunan pasar. Pasalnya, beberapa lokasi tersebut telah memiliki sertifikat pribadi.

“Pastinya, APBD 2021 akan tertata anggarannya. Sehingga, kalau lahan sudah milik Pemkab serta keluar sertifikat, maka menjadi lampiran usulan anggaran di kementerian terkait. Jadi, soal relokasi Pasar 54 Amurang kita harus sediakan lahan dulu. Hal diatas juga sesuai RTRW di Minsel, sekali lagi kalau itu sudah ada, maka dipastikan berjalan dengan sendirinya. Kalau itu tak ada, ya percuma juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pasar, Rita Maukar menjelaskan, soal keinginan relokasi Pasar 54 Amurang.

“Pada dasarnya, warga Amurang sangat merindukan dibangunnya pasar rakyat baru. Agar supaya, lokasi pasar lama bisa dibangun pasar modern. Hanya saja, apakah kita sudah memiliki lahan sendiri. Kita itu sudah mengusulkan anggaran pembebasan lahan. Kita tunggu saja, bahwa APBD 2021 sementara dibahas oleh TAPD dan Banggar DPRD. Semoga, usulan tersebut ditindaklanjuti dan kiranya keinginan dan kerinduan masyarakat soal relokasi pasar akan terlaksana dengan baik,” tandasnya. (ewa/gel)

-

Artikel Terbaru

Selisih dengan CEP-SSL 40%, Ini Alasan OD-SK Tetap Perkasa

MANADOPOST.ID—Petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw sangat perkasa. Tingkat elektabilitas mencapai 64,3. Selisih dengan jawara kedua Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) capai 40 persen. Di mana paslon nomor urut 1 ini hanya mendapat 22,3 persen.

LSI: OD-SK Unggul 64,3

MANADOPOST.ID—Kurang dari dua bulan pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang, pasangan incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) tetap bertengger di posisi pertama.

Pjs Bupati Minsel Warning Kepsek

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Ketua Bapilu Demokrat Dukung JPAR-Ai

MANADOPOST.ID--Target utama Partai Demokrat merebut kemenangan di Kota Manado sepertinya tak didukung kader sendiri. Teranyar, Ketua Bapilu Demokrat Sulut Darmawati Dareho memilih mendukung pasangan calon Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley Mangindaan (JPAR-Ai). Dibanding memenangkan Ketua Demokrat Sulut Mor Bastiaan yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw.

Anggaran JKN-KIS Minahasa Digeser Tangani Covid-19

MANADOPOST.ID—Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa berdampak pada pergeseran anggaran. Salah satunya pergeseran anggaran yang dilakukan terhadap pembayaran iuran BPJS Kesehatan.