alexametrics
24.4 C
Manado
Sabtu, 28 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Setahun Buron, Pelaku Penganiayaan Diringkus Polres Minsel

MANADOPOST.ID — Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minsel mengamankan seorang warga yang diidentifikasi sebagai tersangka kasus penganiayaan, berinisial FL alias Farly (24), warga Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minsel. Kasat Reskrim AKP Rio Gumara mengungkapkan, tersangka Farly diamankan di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan.

‌”Awalnya Tim Resmob Polres Minsel mendapatkan informasi lelaki FL yang merupakan tersangka kasus penganiayaan, sedang berada di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan. Setelah mengetahui keberadaan tersangka, Tim Resmob langsung menuju tempat yang dimaksud dan melakukan penangkapan,” ungkap Kasat Reskrim.

‌Adapun tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/233/VII/2020/SULUT/ Res Minsel tanggal 31 Juli 2020 dan Springas/75/VII/2021/Reskrim. “Kejadian tindak pidana ini terjadi pada hari Kamis, 31 Juli tahun 2020, pkl. 03.30 wita, di Jalan Trans Sulawesi, Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur. Tersangka bersama beberapa temannya melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Jefry Rorimpandey (42) warga Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur,” beber Gumara.

‌Diketahui, usai melakukan penganiayaan tersangka melarikan diri ke luar daerah selang kurang lebih satu tahun lamanya. “Tersangka sempat buron kurang lebih dari satu tahun, hingga akhirnya berhasil kami amankan,” tambah Kasat Reskrim.

‌Tersangka saat ini telah resmi ditahan di rutan Polres Minsel untuk menjalani proses penyidikan pihak kepolisian. “Kami masih akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini mengingat disinyalir ada tersangka lainnya,” pungkas Gumara.(rgm) 

MANADOPOST.ID — Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minsel mengamankan seorang warga yang diidentifikasi sebagai tersangka kasus penganiayaan, berinisial FL alias Farly (24), warga Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minsel. Kasat Reskrim AKP Rio Gumara mengungkapkan, tersangka Farly diamankan di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan.

‌”Awalnya Tim Resmob Polres Minsel mendapatkan informasi lelaki FL yang merupakan tersangka kasus penganiayaan, sedang berada di Desa Tumpaan Dua, Kecamatan Tumpaan. Setelah mengetahui keberadaan tersangka, Tim Resmob langsung menuju tempat yang dimaksud dan melakukan penangkapan,” ungkap Kasat Reskrim.

‌Adapun tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/233/VII/2020/SULUT/ Res Minsel tanggal 31 Juli 2020 dan Springas/75/VII/2021/Reskrim. “Kejadian tindak pidana ini terjadi pada hari Kamis, 31 Juli tahun 2020, pkl. 03.30 wita, di Jalan Trans Sulawesi, Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur. Tersangka bersama beberapa temannya melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Jefry Rorimpandey (42) warga Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur,” beber Gumara.

‌Diketahui, usai melakukan penganiayaan tersangka melarikan diri ke luar daerah selang kurang lebih satu tahun lamanya. “Tersangka sempat buron kurang lebih dari satu tahun, hingga akhirnya berhasil kami amankan,” tambah Kasat Reskrim.

‌Tersangka saat ini telah resmi ditahan di rutan Polres Minsel untuk menjalani proses penyidikan pihak kepolisian. “Kami masih akan terus melakukan pengembangan atas kasus ini mengingat disinyalir ada tersangka lainnya,” pungkas Gumara.(rgm) 

Most Read

Artikel Terbaru

/