25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Kegiatan Sosial Masyarakat Dibatasi, Minsel Bakal Terapkan PPKM

MANADOPOST.ID—Mendagri mengeluarkan instruksi nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19).

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Minsel khususnya Forkopimda menggelar rapat koordinasi (Rakor). Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon mengungkapkan pemerintah berkomitmen penanganan dan penanggulangan Covid-19 dengan 3T yakni tracing, testing dan treatment.

“Kita akan petakan wilayah mana saja terdampak penyebaran Covid-19. Dari hasil itu, kita akan rumuskan PPKM berbasis mikro ini. Pastinya ini melibatkan unsur pemerintah desa, kelurahan, karang taruna, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh potensi masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya, Rabu (10/2).

Terpisah, Sekkab Minsel Denny Kaawoan melalui Asisten I Franky Tangkere mengajak masyarakat sama-sama membantu dan mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

“Meskipun Provinsi Sulut, termasuk Kabupaten Minsel belum masuk dalam tujuh provinsi yang mulai menerapkan PPKM berbasis Mikro ini, tapi kita menyosialisasikannya kepada masyarakat agar mereka memahami dan mendukung. Lebih baik kita mulai lebih cepat walaupun masih sebatas himbauan dan arahan, belum melakukan penindakan,” katanya seusai rapat.

Diketahui, ada sejumlah skenario pengendalian PPKM berbasis Mikro sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 diantaranya, menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan ketat.

Menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial. Melarang kerumunan lebih dari tiga orang. Membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00. Dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.(rgm/gel)

Artikel Terbaru