27C
Manado
Rabu, 27 Januari 2021

KPM Ditempel Stiker Keluarga Miskin, Dandes Tahap Satu Prioritas BLT

MANADOPOST.ID—167 hukum tua di Kabupaten Minsel dikumpul. Terkait rapat koordinasi Dana Desa tahun 2021. Dalam rakor tersebut, disampaikan pencairan Dana Desa wajib digenjot.

Salah satu poin yang ditekankan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Disampaikan Kadis PMD Hendrie Lumapow, pengelolaan Dana Desa di Minsel di tahun 2020 mendapat penghargaan dari KPPN.

“Apresiasi bagi 167 desa yang cepat menindaklanjuti instruksi dengan melakukan pergeseran untuk penindakan Covid-19 di tahun lalu. Soal BLT, tetap dianggarkan di tahun ini, karena masih dirasakan dampak Covid-19 di masyarakat,” katanya di aula Waleta, Selasa (12/1).

Untuk itu, Lumapow menekankan harus dilakukan pendataan kembali Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Karena banyak temuan di desa tidak bisa dipungkiri ada KPM yang punya gaji bulanan, ada mobil, tapi dapat. Ini berbahaya, sehingga perlu didata dengan baik, supaya tidak ada problem lagi di tahun ini,” tekannya.

Ditegaskan Lumapow, penerima BLT harus keluarga miskin. “Kemudian memiliki penyakit kronis yang tidak memungkinkan dia beraktivitas atau bekerja. Satu saja ada di satu keluarga, itu wajib jadi penerima,” tegasnya.

Selain itu, untuk ada efeknya, setiap KPM harus ditempel tanda penerima di depan rumah. “Jadi para hukum tua, harus secara tegas mendata KPM. Semua rumah KPM harus dan wajib ditempelkan stiker bertuliskan warga miskin penerima BLT.

Dengan begitu warga yang tidak layak menerima pasti akan ada efeknya. Ini harus dilakukan di setiap desa,” tukasnya sembari mengatakan tahap satu pencairan Dana Desa tahun 2021 dikhususkan untuk penyaluran BLT.(rgm/gel)

Artikel Terbaru