29.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Petani di Minsel Positif Covid-19, Schouten Minta Warga Tetap Tenang

MINSEL- Kabupaten Minsel yang awalnya diketahui tidak memiliki pasien berstatus positif Covid-19, akhirnya terkonfirmasi memiliki satu pasien. Hal itu terungkap dalam press Rilis Satgas Covid-19 Provinsi Sulut.

Terkait hal tersebut, Dinas Kesehatan Minsel melalui Kepala Dinas Dr Erwin Schouten saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Yang bersangkutan merupakan PDP dan dirawat di RS Bethesda Tomohon. Masuk sejak tanggal 6 Mei lalu dengan riwayat sesak nafas, batuk berlendir kurang lebih satu minggu dan panas selama tiga hari dan segera diisolasi dengan mendapat perawatan sesuai diaknosa awal,” katanya.

Setelahnya, pasien dilakukan rapid test dan swab test. “Hasil rapid diketahui non-reaktif, kemudian dilakukan swab pertama hasilnya negatif. Tapi pada swab test kedua pada tanggal 12, hasilnya keluar positif dan saat ini sementara dirawat di ruangan isolasi RSUP Prof Kandou Malalayang,” beber Schouten.

Diketahui pasien positif tersebut berprofesi sebagai petani di daerah domisilinya dan selamg 14 hari sebelumnya tidak melakukan perjalanan daerah maupun daerah luar domisili ataupun ada kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah lain.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Maka dengan kasus ini, kita dari Dinkes mengambil langkah dengan melakukan penyelidikan epidemiologi, tracing, tracking dan pemeriksaan Swab pada kontak erat resiko tinggi serta screening rapid test. Sembari juga kami mengimbau masyarakat Minsel untuk tetap tenang sambil melakukan imbauan pemerintah dengan Social dan Physical Distancing serta terapkan gaya hidup sehat,” pungkasnya.(rgm)

MINSEL- Kabupaten Minsel yang awalnya diketahui tidak memiliki pasien berstatus positif Covid-19, akhirnya terkonfirmasi memiliki satu pasien. Hal itu terungkap dalam press Rilis Satgas Covid-19 Provinsi Sulut.

Terkait hal tersebut, Dinas Kesehatan Minsel melalui Kepala Dinas Dr Erwin Schouten saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Yang bersangkutan merupakan PDP dan dirawat di RS Bethesda Tomohon. Masuk sejak tanggal 6 Mei lalu dengan riwayat sesak nafas, batuk berlendir kurang lebih satu minggu dan panas selama tiga hari dan segera diisolasi dengan mendapat perawatan sesuai diaknosa awal,” katanya.

Setelahnya, pasien dilakukan rapid test dan swab test. “Hasil rapid diketahui non-reaktif, kemudian dilakukan swab pertama hasilnya negatif. Tapi pada swab test kedua pada tanggal 12, hasilnya keluar positif dan saat ini sementara dirawat di ruangan isolasi RSUP Prof Kandou Malalayang,” beber Schouten.

Diketahui pasien positif tersebut berprofesi sebagai petani di daerah domisilinya dan selamg 14 hari sebelumnya tidak melakukan perjalanan daerah maupun daerah luar domisili ataupun ada kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah lain.

“Maka dengan kasus ini, kita dari Dinkes mengambil langkah dengan melakukan penyelidikan epidemiologi, tracing, tracking dan pemeriksaan Swab pada kontak erat resiko tinggi serta screening rapid test. Sembari juga kami mengimbau masyarakat Minsel untuk tetap tenang sambil melakukan imbauan pemerintah dengan Social dan Physical Distancing serta terapkan gaya hidup sehat,” pungkasnya.(rgm)

Most Read

Artikel Terbaru

/