29.4 C
Manado
Senin, 27 Juni 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kejari Pasang Mata di Pengadaan Masker

- Advertisement -

MANADOPOST.ID—Pengadaan masker Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), mendapatkan pengawasan dan pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel).

Selasa (15/12) kemarin, Kejari Minsel bersama tim yang didalamnya terdapat kepolisian, tim peneliti ahli serta pemerintah memantau stok masker yang masih tersimpan di Kantor Bupati Kabupaten Minsel.

Kasie Intel Kejari Minsel Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya secara langsung melakukan pendampingan dan pengawasan, khusus anggaran dan program Covid-19. Ini dilakukan maksimal Kejari Minsel, agar anggaran Covid-19 bisa dilakukan secara baik.

“Kita dalam kejaksaan ada bidang perdata dan tata usaha negara, untuk melakukan pendampingan hukum terhadap pemerintah dalam pengadaan barang khususnya anggaran Covid-19. Jadi jika mereka mengalami proses permasalahan hukum, baru kita menjawab.

- Advertisement -

Tapi jika tidak ada permintaan, maka kita pasif. Namun kita juga tetap mengawasi, baik proses pengadaan hingga penyaluran masker. Mereka harus menyurat ke kita jika ada permasalahan hukum, kita akan dampingi. Tugas kita ini adalah pencegahan korupsi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minsel Rudy Tumiwa mengatakan, pengadaan masker kali ini masuk ke tahap ketiga. Dan itu ungkapnya, akan secepatnya dibagikan ke masyarakat melalui Hukum tua (Kumtua) dan lurah.

“Satu keluarga akan mendapatkan satu dus masker. Jadi dalam satu dus tersebut, terdapat 50 pcs. Ini untuk menunjang program dari pemerintah untuk satu juta masker. Dan juga melihat situasi dan kondisi, penyebaran Covid-19 masih tetap berlangsung. Sehingga masker penting,” bebernya.

Tumiwa mengatakan, pengadaan masker tahap ketiga ini berjumlah 336 dus yang perdusnya berisi 50 pcs.

“Mulai Kamis esok, kita sudah akan mengundang semua Kumtua dan lurah untuk datang mengambil masker. Mekanisme penyalurannya, Kumtua dan Lurah yang akan membagikan langsung ke setiap rumah.

Kita mengacu sesuai data setiap desa dan kelurahan untuk jumlah masker yang akan diberikan. Yang pasti, mulai pekan ini penyaluran sudah akan dilakukan. Kita targetkan sebelum Natal, penyaluran sudah selesai,” tutupnya. (ewa/gel)

MANADOPOST.ID—Pengadaan masker Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), mendapatkan pengawasan dan pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel).

Selasa (15/12) kemarin, Kejari Minsel bersama tim yang didalamnya terdapat kepolisian, tim peneliti ahli serta pemerintah memantau stok masker yang masih tersimpan di Kantor Bupati Kabupaten Minsel.

Kasie Intel Kejari Minsel Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya secara langsung melakukan pendampingan dan pengawasan, khusus anggaran dan program Covid-19. Ini dilakukan maksimal Kejari Minsel, agar anggaran Covid-19 bisa dilakukan secara baik.

“Kita dalam kejaksaan ada bidang perdata dan tata usaha negara, untuk melakukan pendampingan hukum terhadap pemerintah dalam pengadaan barang khususnya anggaran Covid-19. Jadi jika mereka mengalami proses permasalahan hukum, baru kita menjawab.

Tapi jika tidak ada permintaan, maka kita pasif. Namun kita juga tetap mengawasi, baik proses pengadaan hingga penyaluran masker. Mereka harus menyurat ke kita jika ada permasalahan hukum, kita akan dampingi. Tugas kita ini adalah pencegahan korupsi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minsel Rudy Tumiwa mengatakan, pengadaan masker kali ini masuk ke tahap ketiga. Dan itu ungkapnya, akan secepatnya dibagikan ke masyarakat melalui Hukum tua (Kumtua) dan lurah.

“Satu keluarga akan mendapatkan satu dus masker. Jadi dalam satu dus tersebut, terdapat 50 pcs. Ini untuk menunjang program dari pemerintah untuk satu juta masker. Dan juga melihat situasi dan kondisi, penyebaran Covid-19 masih tetap berlangsung. Sehingga masker penting,” bebernya.

Tumiwa mengatakan, pengadaan masker tahap ketiga ini berjumlah 336 dus yang perdusnya berisi 50 pcs.

“Mulai Kamis esok, kita sudah akan mengundang semua Kumtua dan lurah untuk datang mengambil masker. Mekanisme penyalurannya, Kumtua dan Lurah yang akan membagikan langsung ke setiap rumah.

Kita mengacu sesuai data setiap desa dan kelurahan untuk jumlah masker yang akan diberikan. Yang pasti, mulai pekan ini penyaluran sudah akan dilakukan. Kita targetkan sebelum Natal, penyaluran sudah selesai,” tutupnya. (ewa/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/