26.4 C
Manado
Sabtu, 24 Juli 2021

70 Siswa Ikuti Selebrasi Penamatan di SMKN 1 Amurang, Digelar Perdana Sejak Pandemi, Berprokes Covid-19 Ketat

MANADOPOST.ID — Pandemi Covid-19 di tahun 2020 lalu membuat aktivitas di semua tingkatan sekolah dibatasi karena penerapan Social Distancing. Termasuk pelaksanaan penamatan para siswa sekolah tidak dapat dilakukan.

Namun, masuk tahun 2021 dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dan adaptasi new normal yang ketat, sejumlah sekolah bisa menggelar selebrasi penamatan, salah satunya digelar SMK Negeri 1 Amurang. Diketahui sekira 70 siswa kelas 12 dari tujuh jurusan yang lulus di SMK Negeri 1 Amurang mengikuti selebrasi penamatan di Aula SMKN 1 Amurang, Kamis (17/6).

Disampaikan Kepala SMKN1 Amurang Telly Ticoalu, ini menjadi yang perdana digelarnya penamatan sejak pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu. “Tahun lalu karena pandemi cukup memberikan dampak besar, maka kami sepakat tidak gelar penamatan sekolah. Namun tahun ini, kita bersyukur pandemi sudah cukup landai dan dengan penerapan prokes covid-19, maka kita bisa gelar selebrasi penamatan bagi para siswa kelas 12 yang lulus tahun ajaran ini,” ungkapnya saat diwawancarai usai kegiatan.

Dia menambahkan, siswa kelas 12 yang lulus berjumlah total 444 siswa. “Namun, karena kami menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kami hanya mengundang perwakilan siswa sebanyak 10 orang dari masing-masing jurusan. Jadi hanya ada 70 siswa yang hadir dalam selebrasi penamatan ini, mereka juga harus mengikuti protokol kalau tidak kami tidak izinkan ikut kegiatan,” tambahnya.

Untuk itu, Ticoalu mengharapkan serta berpesan kepada siswa yang telah lulus agar dengan hikmat memilih langkah kedepan. Baik menuju dunia usaha dan pekerjaan, ataupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ketika ada semangat untuk ke perguruan tinggi, kami para guru akan sangat mendukung, apalagi siswa yang berprestasi, pasti akan dibukakan jalan untuk beasiswa di perguruan tinggi. Begitu juga yang ingin langsung bekerja, pasti akan banyak usaha atau perusahaan yang pasti menerima kalian semua karena di sini para siswa diajarkan bagaimana untuk bisa langsung menghasilkan lewat dunia kerja dan usaha,” lanjutnya, “Saya juga tamatan SMK, tamat langsung kerja dan sambil kerja saya kuliah dan akhirnya ikut pengangkatan guru dan sampai sekarang. Untuk itu saya berpesan kepada 444 siswa yang lulus, ketika kalian keluar dari gerbang sekolah, jaga almamater SMK 1 Amurang, jaga nama baik diri dan keluarga, pasti akan membawa dampak baik bagi 444 siswa lulusan SMK tahun ini,” pungkas Ticoalu yang juga pernah memimpin SMKN1 Sinonsayang.(rgm)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru