26.4 C
Manado
Sabtu, 24 Juli 2021

Lobi Sarpras Perhubungan, FDW ‘Tembak Langsung’ Menhub Budi Karya, Ini List Usulannya

MANADOPOST.ID — Upaya meningkatkan infrastruktur di bidang perhubungan baik darat dan laut di Kabupaten Minsel, Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) tidak tanggung-tanggung langsung ‘tembak’ ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kunjungan kerja yang dilakukan Bupati FDW itu pun diaudiensi dengan Menhub RI Budi Karya Sumadi, didampingi Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dan Sekretaris Jenderal Perhubungan Darat Ir. Cucu Mulyana.

“Kunjungan tersebut kami sampaikan beberapa usulan kegiatan yang memang menjadi kebutuhan Minsel. Pertama, kami mengusulkan kebutuhan di Bidang Transportasi Darat yang meliputi fasilitas keselamatan jalan, berupa rambu lalulintas, alat pemberi isyarat lalulintas untuk ruas jalan Kabupaten Minahasa Selatan, Terminal tipe C yang berlokasi di Kecamatan Amurang dan Tumpaan da. Pengadaan alat uji kendaraan bermotor serta Pengadaan area traffic control system (ATCS) sebagai penunjang kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” beber Bupati FDW melalui Kepala Dinas Perhubungan Minsel Vera Lasut saat dihubungi, Rabu (16/6).

Selain itu, tambah Lasut, ada juga usulan untuk pembukaan lintasan penyeberangan antar provinsi yaitu Amurang-Balikpapan. “Kemudian pemberian subsidi untuk pembukaan lintasan penyeberangan yang baru untuk lintasan Amurang – Melonguane dan pengembalian Kapal KMP. Moinit, yang dulunya pernah melayani lintasan Amurang – Pananaru,” tambahnya.

Lanjut Lasut, disampaikan juga kebutuhuan di bidang transportasi laut. “Seperti penambahan fasilitas pendukung pada Pelabuhan Amurang, penambahan panjang dermaga pada Pelabuhan Amurang, Penambahan Rute atau Trayek Kapal PELNI dari dan ke Pelabuhan Amurang, dan Studi Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan Amurang. Dengan itu, harapan pak Bupati FDW semua usulan dapat diterima dan terealisasi kedepannya,” tukasnya.

Menhub RI Budi Karya Sumadi juga diketahui memberikan respon positif dan akan menindaklanjuti setiap usulan dari Pemkab Minsel sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Seperti Fasilitas keselamatan jalan, serta pembukaan lintasan antar kabupaten, Amurang – Melonguane. Sementara untuk lintasan antar Provinsi, Amurang – Balikpapan, serta lintasan trayek kapal dari dan ke Pelabuhan Amurang melalui subsidi ke PT. PELNI, disarankan agar ada ‘effort’ dari Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan penumpang dan barang. Dan Pemkab Minsel diharapkan dapat mengupayakan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah.(rgm)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru